Wedang Jahe Merah Kunyit Lada Hitam

Wedang jahe merah kunyit lada hitam untuk membantu pencernaan; kaya antioksidan dan anti-inflamasi dari rempah.

Deskripsi:

Minuman hangat khas jamu dengan jahe merah, kunyit, serai, dan lada hitam. Resep ini merangkum pendekatan Ayurveda dan jamu Nusantara, sekaligus selaras dengan studi bioavailabilitas kurkumin.

Resep:

Bahan:
12 g Jahe Merah segar, iris tipis
8 g Kunyit segar, kupas dan memarkan
1/4 sdt Lada hitam bubuk
1 batang Serai, memarkan
600 ml Air
1 sdm Madu murni (tambahkan setelah hangat)
1 iris Lemon nipis (opsional)

Manfaat:

Gingerol dari jahe merah dan kurkumin dari kunyit bersifat antioksidan dan anti-inflamasi, sementara lada hitam membantu penyerapan kurkumin. Secara tradisional dan ilmiah, kombinasi ini dipakai untuk membantu meredakan kembung, mual ringan, dan nyeri otot setelah beraktivitas.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Cuci bersih jahe merah, kunyit, dan serai; iris atau memarkan agar sari mudah keluar.
  2. Didihkan air, masukkan jahe merah, kunyit, serai, dan lada hitam. Rebus 10-15 menit dengan api kecil.
  3. Angkat dan diamkan 3 menit, kemudian saring ke gelas.
  4. Tambahkan madu dan perasan lemon nipis selagi hangat, lalu aduk rata.
  5. Minum setelah makan, maksimal 2 gelas sehari.

Advertisement


Takaran/Porsi:

200 ml per sajian, 1–2 kali sehari setelah makan. Tiap sajian mengandung sekitar 4 g jahe merah segar dan 2,5 g kunyit segar; gunakan takaran ini sebagai patokan harian.

Interaksi:

Dalam dosis herbal, jahe dapat meningkatkan risiko perdarahan bila digunakan bersama warfarin, clopidogrel, aspirin, atau NSAID. Kombinasi dengan obat diabetes dan obat hipertensi juga dapat meningkatkan efeknya, sehingga perlu pemantauan gula darah dan tekanan darah.

Kontraindikasi:

Hindari pada tukak lambung aktif, GERD yang sedang kambuh, batu empedu bergejala, dan gangguan perdarahan. Wanita hamil sebaiknya tidak mengonsumsi dosis jahe setinggi ini sebelum berkonsultasi dengan dokter.

Resep Herbal: #0131



Resep Herbal Lainnya