Menu rumahan ini menggabungkan pare, telur, dan kencur untuk mengurangi rasa pahit sekaligus membuat masakan lebih harum. Tumisan ini cocok sebagai lauk pendamping nasi hangat dalam porsi sehat.
| 1 buah Pare (sekitar 250 g), belah dua, buang biji, iris tipis |
| 2 butir Telur ayam, kocok lepas |
| 3 siung Bawang putih, iris tipis |
| 4 butir Bawang merah, iris tipis |
| 1 ruas Kencur (sekitar 10 g), geprek |
| 1 buah Cabai merah keriting, iris serong |
| 1 sdm Minyak kelapa untuk menumis |
| 1/4 sdt Garam |
| 1/4 sdt Lada bubuk |
| 2 sdm Air |
Telur memberi protein berkualitas tinggi yang membantu menjaga rasa kenyang, sedangkan pare berpotensi membantu kadar gula darah tetap stabil. Kencur secara tradisional digunakan untuk melancarkan pencernaan dan menghangatkan tubuh.
Advertisement
Satu porsi (150–200 g) sebagai lauk, 2–3 kali seminggu. Pemula sebaiknya mulai dari setengah porsi agar tubuh beradaptasi dengan rasa pahit.
Pare dapat memperkuat efek obat diabetes; makan menu ini bersama obat penurun gula perlu diimbangi dengan pemantauan gula darah. Tidak ada interaksi khusus yang dilaporkan antara pare dan telur atau kencur dalam jumlah bumbu masak.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan penderita defisiensi G6PD. Orang dengan gastritis atau mudah mulas sebaiknya mengurangi porsi atau mengonsumsinya setelah makanan utama.
Resep Herbal: #0780