Saya membuat teh ini dari daun pasote/epazote (Dysphania ambrosioides) segar yang direbus bersama jahe, lalu diberi sentuhan lemon agar lebih ringan. Dalam tradisi kuliner Meksiko, epazote dipakai sebagai bumbu penyedap sekaligus bantuan pencernaan, dan teknik perebusan singkat ini mengurangi aroma menyengat tanpa menghilangkan manfaatnya.
| 4-5 lembar Daun pasote/epazote segar, cuci bersih |
| 2 ruas Jahe kupas, memarkan |
| 250 ml Air panas |
| 1 sdt Air jeruk lemon |
| 1 sdt Madu (opsional) |
Epazote memiliki kandungan minyak atsiri seperti limonene dan trans-caryophyllene yang bekerja sebagai karminatif—membantu mengempiskan kembung dan melancarkan buang gas. Jahe dan lemon menambah efek menenangkan saluran cerna, sehingga teh ini cocok diminum setelah makanan berlemak atau sayuran yang memicu gas.
Advertisement
1 cangkir sekali minum; maksimal 2 cangkir per hari hanya untuk orang dewasa sehat. Untuk penggunaan lebih dari 3 hari, konsultasikan dengan herbalis atau dokter.
Jangan dikombinasikan dengan minyak chenopodium, obat cacing, atau obat yang berisiko merusak hati. Bila sedang menjalani pengobatan rutin, konsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan.
Ibu hamil dan menyusui, anak-anak di bawah 12 tahun, penderita epilepsi, gangguan hati, gangguan ginjal, atau alergi famili Amaranthaceae.
Resep Herbal: #0181