Teh Bajakah madu jahe terinspirasi dari kebiasaan tradisional Dayak meminum rebusan kayu Bajakah untuk menjaga stamina. Dipadukan dengan jahe dan madu, minuman ini terasa hangat, sedikit pahit, dan menyenangkan di tenggorokan.
| 10 g serutan kayu Bajakah kering (Spatholobus littoralis) |
| 500 ml air mineral |
| 3 iris jahe segar |
| 1 sendok makan madu murni |
| 1 batang kayu manis kecil (opsional) |
| 1 sendok teh air jeruk nipis (opsional) |
Literatur fitokimia cukup konsisten menyebutkan ekstrak Spatholobus littoralis memiliki kandungan flavonoid dan polifenol yang berpotensi sebagai antioksidan. Jahe dan madu berfungsi sebagai penunjang rasa serta penghangat, namun minuman ini bukan pengganti obat medis.
Advertisement
Belum ada dosis resmi untuk Bajakah. Untuk resep ini, minum maksimal 200 ml per hari dan mulai dengan 100 ml pada pemakaian pertama.
Tanin pada Bajakah dapat mengurangi penyerapan zat besi; beri jeda 2 jam dari suplemen zat besi. Potensi interaksi dengan obat antihipertensi, antidiabetes, dan pengencer darah belum diteliti secara spesifik, jadi tetap konsultasikan ke dokter.
Hindari pada ibu hamil, menyusui, anak di bawah 12 tahun, gangguan ginjal/hati berat, dan orang dengan alergi terhadap salah satu bahan. Jangan digunakan sebagai pengganti terapi dokter.
Resep Herbal: #0843
Advertisement