Minuman hangat dari herba Jukut Piyik yang telah dipakai dalam pengobatan tradisional Eropa sebagai 'penyejuk' dan penyegar. Cocok diminum pagi atau sore, rasanya ringan seperti teh hijau muda dengan sedikit aroma yang menyegarkan.
| 1 genggam (±20 g) Jukut Piyik segar atau 1 sdm (±3 g) herba kering |
| 250 ml air panas |
| 1 sdm air jeruk lemon |
| 1 sdt madu murni (opsional) |
| 2 lembar daun mint segar (opsional) |
Kajian fitokimia menunjukkan herba ini mengandung flavonoid, asam fenolik, dan saponin yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan serta efek diuretik ringan. Dalam literatur tradisional Eropa, seduhan Jukut Piyik dipakai untuk membantu hidrasi dan meredakan rasa tidak nyaman pada tenggorokan.
Advertisement
Dapat meningkatkan efek obat diuretik dan memengaruhi tekanan darah pada pengguna obat hipertensi. Kandungan vitamin K dan kumarin sebaiknya diwaspadai jika sedang memakai antikoagulan seperti warfarin.
Minum 1 cangkir (250 ml) per hari, maksimal 3–4 kali seminggu. Setara sekitar 3 g herba kering; hindari konsumsi menerus lebih dari 4 minggu.
Hindari pada ibu hamil dan menyusui karena data keamanan belum cukup. Jangan digunakan jika alergi terhadap suku Caryophyllaceae, serta untuk anak di bawah 2 tahun tanpa pengawasan tenaga kesehatan.
Resep Herbal: #0236