Roti lembut berbahan dasar ubi liar dan tepung terigu dengan taburan wijen. Roti ini cocok untuk sarapan karena mengandung serat serta mineral tambahan dari wijen.
| 200 g Ubi liar segar (Dioscorea villosa), kukus dan haluskan |
| 250 g Tepung terigu protein sedang |
| 1 sdt (4 g) Ragi instan |
| 1 sdm (12 g) Gula kelapa |
| 1/2 sdt Garam laut |
| 1 butir Telur ayam kampung |
| 80 ml Air hangat |
| 2 sdm (30 ml) Minyak zaitun |
| 1 sdm (10 g) Biji wijen |
Wijen menambah kalsium, magnesium, dan zinc; serat dari ubi liar membantu menunjang kesehatan pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama. Kandungan gula kelapa yang tidak berlebihan membuat roti ini cukup terkontrol untuk sarapan.
Advertisement
Resep ini menghasilkan sekitar 12 potong. Dewasa sehat: 1–2 potong (sekitar 50–80 g) per sajian, maksimal 3 kali per minggu.
Karena tinggi serat, dapat memperlambat penyerapan obat; beri jeda 2 jam. Fitosterol dan oksalat pada ubi liar juga dapat mengikat suplemen kalsium/zat besi, jadi jangan dikonsumsi bersamaan.
Tidak untuk penderita alergi wijen/telur atau celiac. Hindari pada ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, serta orang dengan batu ginjal oksalat/gangguan ginjal.
Resep Herbal: #0742