Roti Ubi Liar Wijen

Roti serat tinggi dari ubi liar dan wijen untuk sarapan sehat. Cocok sebagai camilan harian dengan rasa gurih ringan.

Deskripsi:

Roti lembut berbahan dasar ubi liar dan tepung terigu dengan taburan wijen. Roti ini cocok untuk sarapan karena mengandung serat serta mineral tambahan dari wijen.

Resep:

Bahan:
200 g Ubi liar segar (Dioscorea villosa), kukus dan haluskan
250 g Tepung terigu protein sedang
1 sdt (4 g) Ragi instan
1 sdm (12 g) Gula kelapa
1/2 sdt Garam laut
1 butir Telur ayam kampung
80 ml Air hangat
2 sdm (30 ml) Minyak zaitun
1 sdm (10 g) Biji wijen

Manfaat:

Wijen menambah kalsium, magnesium, dan zinc; serat dari ubi liar membantu menunjang kesehatan pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama. Kandungan gula kelapa yang tidak berlebihan membuat roti ini cukup terkontrol untuk sarapan.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Campur ubi liar halus, tepung terigu, ragi instan, gula kelapa, dan garam dalam baskom besar.
  2. Tambahkan telur, minyak zaitun, dan air hangat sedikit demi sedikit. Uleni hingga adonan kalis dan elastis.
  3. Tutup adonan dengan serbet bersih, diamkan 45-60 menit hingga mengembang.
  4. Kempiskan adonan, bentuk loaf atau bulatan-bulatan kecil, lalu taburi biji wijen.
  5. Letakkan di loyang dan biarkan proofing lagi 20-30 menit.
  6. Panggang dalam oven suhu 180 derajat C selama 30-35 menit hingga matang dan berwarna keemasan.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Resep ini menghasilkan sekitar 12 potong. Dewasa sehat: 1–2 potong (sekitar 50–80 g) per sajian, maksimal 3 kali per minggu.

Interaksi:

Karena tinggi serat, dapat memperlambat penyerapan obat; beri jeda 2 jam. Fitosterol dan oksalat pada ubi liar juga dapat mengikat suplemen kalsium/zat besi, jadi jangan dikonsumsi bersamaan.

Kontraindikasi:

Tidak untuk penderita alergi wijen/telur atau celiac. Hindari pada ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, serta orang dengan batu ginjal oksalat/gangguan ginjal.

Resep Herbal: #0742



Resep Herbal Lainnya

Cari: