Pesto versi sehat ini mengganti kemangi dengan selada air segar yang sedikit pedas dan kaya fitokimia. Modifikasi ini berdasar pada studi fitokimia selada air yang banyak meneliti manfaat glukosinolat bagi kesehatan sel.
| 100 g Selada air segar, cuci bersih dan keringkan |
| 200 g Pasta gandum utuh (penne atau fusilli) |
| 50 g Kenari, sangrai sebentar |
| 30 g Keju Parmesan parut |
| 2 siung Bawang putih |
| 100 ml Minyak zaitun extra virgin |
| 1 sdm Air jeruk lemon |
| 1/2 sdt Garam laut |
| 1/4 sdt Lada hitam bubuk |
| 2 sdm Air rebusan pasta, untuk mengencerkan |
Selada air mengandung glukosinolat yang banyak diteliti karena potensinya mendukung kesehatan sel dan enzim detoksifikasi tubuh. Serat dari pasta gandum utuh serta lemak sehat dari kenari dan zaitun mendukung kesehatan jantung dan rasa kenyang.
Advertisement
1 porsi sekitar 200–250 g pasta matang + 2 sdm pesto, 1–2 kali per minggu. Karena minyak dan keju cukup padat kalori, sesuaikan dengan kebutuhan energi.
Pesto mentah kaya vitamin K, sehingga dapat menurunkan efektivitas warfarin; jaga porsi stabil dan konsultasi ke dokter. Kandungan nitrat selada air dapat berinteraksi dengan obat hipertensi dan menambah efek penurunan tekanan darah.
Hindari jika alergi kenari, susu, gluten, atau memiliki penyakit celiac. Ibu hamil serta orang dengan hipotiroid dan riwayat batu ginjal oksalat sebaiknya tidak makan pesto mentah dalam jumlah besar; pilih selada air yang direbus sebentar.
Resep Herbal: #0300