Perkedel Ubi Liar Tempe Panggang

Perkedel panggang ubi liar dan tempe kaya protein nabati dan serat. Lauk sehat tanpa minyak goreng untuk pendamping nasi.

Deskripsi:

Perkedel sehat dari ubi liar (Dioscorea villosa) dan tempe yang dipanggang, bukan digoreng. Resep ini mengadaptasi lauk Nusantara dengan profil gizi lebih baik.

Resep:

Bahan:
200 g Ubi liar segar (Dioscorea villosa), kupas, rebus, tiriskan
100 g Tempe, kukus, haluskan
30 g Bawang merah goreng, hancurkan
2 siung (10 g) Bawang putih, cincang halus
1 butir Telur ayam kampung, kocok
2 sdm (20 g) Tepung tapioka
1 sdt (2 g) Ketumbar bubuk
1/2 sdt Garam laut
1/4 sdt Merica hitam bubuk
1/2 sdt Minyak kelapa untuk olesan loyang

Manfaat:

Diosgenin yang dikenal sebagai senyawa anti-inflamasi dalam ubi liar dapat mendukung kenyamanan sendi dan fungsi otot. Protein dan isoflavon dari tempe membantu pemeliharaan massa otot serta memberikan rasa kenyang lebih lama.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Rebus ubi liar hingga empuk, buang air rebusannya, lalu haluskan selagi hangat.
  2. Campur ubi liar halus, tempe, bawang merah goreng, bawang putih, telur, tapioka, ketumbar, garam, dan merica hingga rata.
  3. Bentuk adonan menjadi bulatan pipih sesuai ukuran perkedel.
  4. Panaskan oven 180 derajat C. Oles loyang dengan minyak kelapa.
  5. Panggang perkedel 20-25 menit atau sampai kedua sisi berwarna keemasan. Angkat dan sajikan hangat.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Resep ini menghasilkan sekitar 5 buah. Dewasa sehat: 1–2 buah sebagai lauk, maksimal 3 kali per minggu.

Interaksi:

Mengandung vitamin K dari tempe; pada pengguna warfarin, asupan vitamin K perlu konsisten. Serat tinggi juga dapat mengubah penyerapan obat, jadi beri jeda sekitar 2 jam.

Kontraindikasi:

Tidak untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, penderita batu ginjal oksalat, gangguan ginjal, atau alergi kedelai/telur.

Resep Herbal: #0740



Resep Herbal Lainnya

Cari: