Perkedel sehat dari ubi liar (Dioscorea villosa) dan tempe yang dipanggang, bukan digoreng. Resep ini mengadaptasi lauk Nusantara dengan profil gizi lebih baik.
| 200 g Ubi liar segar (Dioscorea villosa), kupas, rebus, tiriskan |
| 100 g Tempe, kukus, haluskan |
| 30 g Bawang merah goreng, hancurkan |
| 2 siung (10 g) Bawang putih, cincang halus |
| 1 butir Telur ayam kampung, kocok |
| 2 sdm (20 g) Tepung tapioka |
| 1 sdt (2 g) Ketumbar bubuk |
| 1/2 sdt Garam laut |
| 1/4 sdt Merica hitam bubuk |
| 1/2 sdt Minyak kelapa untuk olesan loyang |
Diosgenin yang dikenal sebagai senyawa anti-inflamasi dalam ubi liar dapat mendukung kenyamanan sendi dan fungsi otot. Protein dan isoflavon dari tempe membantu pemeliharaan massa otot serta memberikan rasa kenyang lebih lama.
Advertisement
Resep ini menghasilkan sekitar 5 buah. Dewasa sehat: 1–2 buah sebagai lauk, maksimal 3 kali per minggu.
Mengandung vitamin K dari tempe; pada pengguna warfarin, asupan vitamin K perlu konsisten. Serat tinggi juga dapat mengubah penyerapan obat, jadi beri jeda sekitar 2 jam.
Tidak untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, penderita batu ginjal oksalat, gangguan ginjal, atau alergi kedelai/telur.
Resep Herbal: #0740