Perkedel kentang lembut dengan rempah bawang dan sedikit cincangan daun inggu ini membuka selera. Ini adalah contoh makanan padat yang memakai rue sebagai bumbu utama, bukan sebagai lalapan segar.
| 300 g Kentang, kukus atau rebus lalu haluskan |
| 2 lembar Daun inggu segar (Ruta graveolens), cincang halus |
| 1 batang Daun bawang, iris halus |
| 1 butir Telur ayam, kocok lepas |
| 1/2 sendok teh Garam |
| 1/4 sendok teh Merica bubuk |
| 3 sendok makan Tepung panir |
| 2 sendok makan Minyak untuk menumis/menggoreng |
Kentang memberi karbohidrat kompleks dan rasa kenyang, sementara daun inggu dalam takaran kecil membantu mengurangi gas dan kembung. Potensi antioksidan dari rutin dan flavonoid rue menjadi nilai tambah, meskipun manfaat utamanya di sini adalah sebagai penyedap aromatik.
Advertisement
Resep ini menghasilkan 4 perkedel. Makan maksimal 1–2 buah per hari; setiap perkedel hanya mengandung sekitar 1/2 lembar daun inggu, dan jangan disusul dengan olahan rue lain.
Tetap waspada jika sedang minum obat antikoagulan/antiplatelet, antidiabetik, antihipertensi, atau diuretik. Konsultasi ke dokter diperlukan karena rue dapat mengubah efek obat-obat tersebut.
Tidak untuk ibu hamil, menyusui, anak di bawah 12 tahun, dan orang dengan gangguan pencernaan berat, gangguan ginjal atau hati. Orang dengan kulit fotosensitif sebaiknya menghindari rue karena furokumarin dapat meningkatkan risiko iritasi.
Resep Herbal: #0413