Lauk tradisional tempe dengan bumbu gurih manis yang diberi kejutan biji sesawi hitam. Hidangan padat ini memadukan protein fermentasi kedelai dengan kekayaan rempah Nusantara dan Ayurveda.
| 200 g Tempe, potong dadu 1 cm |
| 2 sdm Biji sesawi hitam |
| 3 siung Bawang putih, iris |
| 5 butir Bawang merah, iris |
| 2 buah Cabai merah besar, iris serong (opsional) |
| 2 lembar Daun salam |
| 2 cm Lengkuas, geprek |
| 1 sdm Gula kelapa |
| 1 sdm Kecap manis (opsional) |
| 200 ml Air |
| 1 sdt Garam |
| 2 sdm Minyak kelapa |
Tempe mengandung protein, serat, dan isoflavon, sehingga cocok sebagai bagian pola makan sehat. Sesawi hitam menambahkan magnesium dan glukosinolat sinigrin—senyawa yang memberi karakter pedas khas Brassica nigra.
Advertisement
Belum ada dosis klinis baku. Satu porsi 100–150 gram sebagai lauk; untuk yang belum terbiasa, mulai dengan 1 sdt biji sesawi hitam dan tambahkan bertahap.
Tempe mengandung vitamin K; jika Anda memakai warfarin, jaga porsi tempe tetap konsisten dan monitor INR. Bila minum obat, beri jeda 2 jam sebelum makan.
Hindari jika alergi kedelai, gluten dari kecap manis, atau alergi mustard. Penderita maag aktif sebaiknya menghindari biji sesawi hitam utuh yang keras dan cabai.
Resep Herbal: #0494