Nasi ulam khas Betawi yang disegarkan dengan irisan daun sirih muda, serai, dan kelapa sangrai; daun sirih diberi perlakuan kukus untuk menjaga keamanan sekaligus mengurangi rasa getir. Rasanya harum, gurih, dan cocok dijadikan bekal makan siang.
| 400 g Nasi putih hangat |
| 5 lembar Daun sirih muda, cuci, buang tulang, iris halus |
| 50 g Kelapa parut, sangrai |
| 2 lembar Daun jeruk, buang tulang, iris tipis |
| 1 batang Serai, bagian putih, iris tipis |
| 2 siung Bawang putih goreng, remas |
| 2 butir Bawang merah goreng, remas |
| 1/2 sdt Garam |
| 1/2 sdt Merica bubuk |
| 1 sdt Air jeruk nipis |
| 1 sdm Minyak kelapa |
Daun sirih muda kaya polifenol yang membantu menangkal radikal bebas dan mendukung fungsi metabolisme tubuh. Serat dari kelapa dan rempah juga mendukung kesehatan pencernaan serta memberikan rasa kenyang lebih lama.
Advertisement
Resep jadi 2 porsi; setiap porsi sekitar 200 g setara 2,5 lembar daun sirih. Makan maksimal 1 porsi/hari dan jangan menambah sumber betel lain pada hari yang sama.
Daun sirih dapat meningkatkan efek obat hipertensi dan antidiabetes, sehingga tekanan darah atau gula darah bisa turun berlebihan. Pada pengguna warfarin, perlu konsisten karena vitamin K dari daun dapat mengubah nilai INR.
Hindari untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, dan penderita gangguan hati berat. Karena daun sirih muda mengandung minyak atsiri, konsumsi berlebihan bisa memicu mual atau pusing.
Resep Herbal: #0503