Pepes khas Indonesia yang memakai daun sirih sebagai pembungkus sekaligus bumbu aromatik; resep dikukus agar daun tidak gosong dan senyawanya lebih lembut. Aroma khas sirih berpadu dengan rempah ayam dan tahu, menghasilkan lauk yang gurih dan sedikit pedas.
| 8 lembar Daun sirih lebar, cuci bersih dan keringkan |
| 250 g Daging ayam cincang |
| 150 g Tahu putih, haluskan |
| 1 butir Telur ayam |
| 3 butir Bawang merah, iris halus |
| 2 siung Bawang putih, iris halus |
| 2 cm Lengkuas, memarkan |
| 1 batang Serai, bagian putih, memarkan |
| 2 lembar Daun jeruk, buang tulang, iris halus |
| 1 sdt Ketumbar bubuk |
| 1/2 sdt Kunyit bubuk |
| 3/4 sdt Garam |
| 1/2 sdt Gula kelapa |
| 1 sdm Minyak kelapa |
| Secukupnya Daun pisang dan tusuk gigi untuk membungkus |
Kandungan eugenol dan flavonoid dalam daun sirih memiliki efek antioksidan serta membantu melancarkan pencernaan. Protein dari ayam dan tahu membuat hidangan ini cocok sebagai lauk karena mengenyangkan dan membantu pemeliharaan massa otot.
Advertisement
Jadikan 8 buah pepes; konsumsi 2 buah per porsi makan, setara 2 lembar daun sirih. Maksimal 4 buah/hari dan total daun sirih harian maksimal 5 lembar.
Karena daun sirih mengandung vitamin K dan rempah-rempahnya dapat memengaruhi sistem pencernaan, konsumsi rutin bersama obat pengencer darah atau obat diabetes perlu konsultasi. Gunakan jarak minimal 2 jam dengan obat oral.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, dan orang dengan gangguan hati atau ginjal kronis. Jika mudah kembung setelah makan rempah, mulai dengan 1 buah untuk menguji toleransi.
Resep Herbal: #0502