Nasi gurih dengan warna merah alami dari air rebusan secang dan santan. Resep ini telah diuji coba dan terinspirasi dari masakan Nusantara serta literatur secang sebagai pewarna fungsional.
| 300 g beras pulen atau beras pandan, cuci bersih |
| 500 ml air rebusan secang (dari 15 g kayu secang dan 600 ml air, direbus hingga tersisa 500 ml) |
| 100 ml santan kental |
| 2 lembar daun salam |
| 2 lembar daun jeruk purut, sobek |
| 1 batang serai, memarkan |
| 2 cm lengkuas, memarkan |
| 1 sdt garam |
| 1/2 sdt gula pasir (opsional) |
Brazilin dan flavonoid dari secang membantu menangkal radikal bebas, sementara santan dan beras menyediakan energi. Penggunaan secang juga memberikan warna merah alami tanpa pewarna sintetis.
Advertisement
Satu resep untuk 4 porsi; satu porsi sekitar 150 g nasi mengandung setara ±3,75 g kayu secang. Jangan menambah asupan secang pekat lain pada hari yang sama.
Secang berpotensi meningkatkan kerja obat antikoagulan/antiplatelet dan obat antidiabetes. Konsumsi bersama obat pengencer darah perlu pengawasan tenaga kesehatan.
Tidak disarankan untuk ibu hamil, orang dengan gangguan pembekuan darah, atau mereka yang akan menjalani operasi. Penderita GERD atau maag sebaiknya membatasi karena santan dan rempah.
Resep Herbal: #0805
Advertisement