Kukis oat-pisang dengan tambahan bubuk ubi liar sebagai herbal pembawa karakter utama. Teksturnya chewy di dalam, renyah di luar, dan mudah dibuat sebagai bekal sehat.
| 15 g bubuk akar ubi liar kering (Dioscorea villosa) |
| 90 g rolled oat |
| 150 g pisang matang, haluskan |
| 40 g almond atau kenari, cincang kasar |
| 1 butir telur |
| 2 sdm minyak kelapa |
| 1/2 sdt baking powder |
| 1/4 sdt garam laut |
| 1/2 sdt kayu manis bubuk |
Kukis ini menawarkan serat larut dari oat dan pisang, ditambah lemak tak jenuh dari kacang. Wild yam memberikan dosis kecil saponin steroid yang berpotensi membantu menjaga keseimbangan inflamasi tanpa mengorbankan rasa.
Advertisement
Satu kukis mengandung ±1 g ubi liar. Makan maksimal 2 kukis per hari (2 g); hentikan bila muncul mual, kembung, atau gejala gastrointestinal lain.
Oat dan pisang dapat memperlambat penyerapan beberapa obat, jadi beri jarak 1–2 jam dari obat rutin. Secara teori, ubi liar dapat berinteraksi dengan terapi hormonal dan obat diabetes.
Pastikan label Dioscorea villosa, bukan D. hispida. Hindari untuk ibu hamil/menyusui, anak <12 tahun, dan orang dengan alergi telur, kacang, atau oat/gluten. Penderita diabetes perlu menghitung karbohidrat dari pisang dan oat.
Resep Herbal: #0723