Jamu klasik dengan paduan temulawak, kunyit, dan asam jawa yang segar. Resep ini mengikuti tradisi jamu gendong untuk menjaga kebugaran dan mengatasi pegal.
| 15 g temulawak segar |
| 10 g kunyit segar |
| 20 g asam jawa |
| 2 sdm gula aren atau gula kelapa |
| 1/4 sdt garam |
| 500 ml air |
Kombinasi kurkuminoid dan asam organik membantu mengurangi nyeri otot serta perut kembung. Kunyit dan temulawak juga bersifat antiinflamasi dan membantu merangsang sekresi empedu agar pencernaan lebih lancar.
Advertisement
Minum 1 gelas (200 ml) setelah makan, maksimal 2 gelas sehari. Konsumsi rutin tidak lebih dari 4 minggu; hentikan sementara jika muncul nyeri ulu hati.
Kunyit dan temulawak dapat memperkuat efek obat antikoagulan, antiplatelet, dan antidiabetes. Konsultasikan dengan dokter jika sedang menjalani terapi obat-obatan tersebut.
Tidak disarankan untuk ibu hamil, penyumbatan saluran empedu, batu empedu bergejala, tukak lambung akut, dan diare berat. Penderita diabetes perlu memperhitungkan gula aren atau menggunakan pengganti gula sesuai anjuran.
Resep Herbal: #0396