| 150 g Daging semangka tanpa biji |
| 0,2 g Bubuk akar kelembak (Rheum officinale) |
| 10 lembar Daun mint segar |
| 1 sdm Air jeruk lemon/nipis |
| 2 sdm Air hangat |
| 100 ml Air es |
| 1 sdt Madu (opsional) |
| Secukupnya Es batu |
Semangka membantu hidrasi dan menyumbang likopen, sedangkan mint memberikan efek menenangkan pada saluran cerna. Kelembak dosis rendah dapat menstimulasi peristaltik secara ringan, sehingga membantu melancarkan pencernaan.
Advertisement
1 porsi sekitar 250 ml mengandung 0,2 g bubuk kelembak. Minum maksimal 1 porsi per hari dan cukup 2–4 kali seminggu; tetap patuhi batas total 0,5 g kelembak per hari.
Jangan kombinasikan dengan laksatif stimulan lain seperti senna, cascara, atau bisacodyl. Beri jeda minimal 2 jam dari obat oral lain; waspadai diuretik dan obat jantung karena risiko elektrolit.
Hindari jika sedang diare, keluhan perut/kram, hamil/menyusui, anak-anak, dan gangguan ginjal. Minuman ini tidak disarankan sebagai pengganti air putih.
Resep Herbal: #0784