Tejpat

Indian Bay Leaf | Cinnamomum tamala
Nama
Tejpat (Indian Bay Leaf)
Nama Latin/Ilmiah
Cinnamomum tamala
Bagian Digunakan
Daun, Kulit Batang
Rasa
Pedas, pahit
Nama Lain
Indian bay leaf (Inggris), tejpat (India), tejpatta (Bangladesh), tamalpatra (Nepal), indisches Lorbeerblatt (Jerman)
Asal
India, Nepal, Bhutan, Bangladesh
Kandungan Utama
Eugenol, sinamaldehida, linalool, dan senyawa fenolik.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Tejpat

Cinnamomum tamala, yang dikenal luas sebagai tejpat atau daun kayu manis India, adalah pohon aromatik anggota famili Lauraceae yang berasal dari kawasan sub-Himalaya dan tersebar hingga Asia Tenggara. Daunnya yang mirip daun salam ini memiliki tiga tulang daun menonjol dan aroma khas yang mengingatkan pada kayu manis, cengkih, dan pala. Secara tradisional, tejpat telah menjadi komponen penting dalam masakan India, terutama dalam campuran garam masala dan biryani, karena memberikan kedalaman rasa tanpa dominasi manis yang berlebihan.

Baca Lebih Lanjut
Update: 17 Agu 2026 - 13:40:51
 

II. Ciri-ciri Tejpat

Tumbuh subur di daerah pegunungan beriklim tropis atau subtropis, terutama di kawasan Himalaya. Tanaman ini suka area yang lembap, tanah berdrainase baik, dan cukup terpapar sinar matahari. Karakteristik/ciri-ciri Tejpat (Cinnamomum tamala):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Pohon berukuran sedang dengan kulit kayu berwarna cokelat keabuan yang punya aroma wangi khas kayu manis.
Daun Daunnya berbentuk oval memanjang (lanset), kaku, dan mengkilap. Ciri paling uniknya adalah adanya tiga urat daun menonjol yang membujur dari pangkal ke ujung daun. Jika diremas, daunnya mengeluarkan aroma rempah yang tajam.
Bunga Bunganya berukuran kecil, berwarna kekuningan atau putih, dan muncul dalam kelompok kecil (malai) di ujung ranting.
Buah Buahnya berbentuk bulat telur atau lonjong, berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi ungu gelap atau hitam ketika sudah matang, dengan satu biji di dalamnya.
Akar Memiliki sistem perakaran tunggang yang cukup kuat untuk menopang pohon di area lereng pegunungan.

III. Manfaat Tejpat

8 Manfaat Tejpat untuk kesehatan.

  1. Diabetes Mellitus Tipe 2

    Ekstrak daun Cinnamomum tamala meningkatkan aktivasi AMPK, meningkatkan translokasi GLUT4 ke membran sel, menghambat enzim α-glukosidase dan α-amilase, serta memperbaiki stres oksidatif sel beta pankreas melalui aktivitas antioksidan senyawa fenolik. Cinnamaldehyde dan eugenol dilaporkan memodulasi jalur sinyal insulin dan PPARγ.

    Tampilkan
  2. Dislipidemia / Hiperkolesterolemia

    Ekstrak C. tamala menghambat HMG-CoA reduktase, menurunkan sintesis kolesterol hepatik, meningkatkan ekspresi reseptor LDL, dan meningkatkan ekskresi asam empedu. Cinnamaldehyde dan eugenol juga memperbaiki metabolisme lipid melalui penurunan trigliserida dan modulasi lipogenesis.

    Tampilkan
  3. Stres Oksidatif

    Polifenol dan minyak atsiri dalam daun bertindak sebagai penangkal radikal bebas, mengaktivasi jalur Nrf2/ARE, dan meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione peroksidase. Hal ini menekan peroksidasi lipid dan penurunan MDA.

    Senyawa Aktif: Eugenol, Asam Galat, Kuersetin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Tejpat

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Tejpat.

  1. Golongan: Fenilpropanoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Analgesik, Antiinflamasi, Antioksidan, Antibakteri, Antijamur, Dan Neuroprotektif Pada Studi Laboratorium..
    Tampilkan
  2. Golongan: Fenilpropanoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antidiabetik Potensial, Antiinflamasi, Antioksidan, Antibakteri, Dan Meningkatkan Sensitivitas Insulin Pada Studi Eksperimental..
    Tampilkan
  3. Golongan: Monoterpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Ansiolitik, Sedatif, Analgesik, Antiinflamasi, Dan Antikonvulsan Pada Model Hewan..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Tejpat

Interaksi & Kontraindikasi Tejpat dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan sebagai bumbu masak pada orang sehat

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Aman dalam jumlah normal makanan. Jangan mengonsumsi ekstrak atau suplemen teh tejpat dosis tinggi tanpa pengawasan tenaga kesehatan.

  2. Suplementasi zat besi

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Tanin dalam tejpat dapat mengikat zat besi non-heme dan menurunkan penyerapannya. Beri jarak konsumsi minimal 2 jam.

  3. Penggunaan pada penderita Gangguan lambung (dispepsia, gastritis, GERD)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Kandungan eugenol dan minyak atsiri dapat mengiritasi mukosa lambung. Gunakan sangat hati-hati dan hentikan bila muncul nyeri ulu hati, mual, atau muntah.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+11)

VI. Efek Samping Tejpat

Tejpat atau daun salam India (Cinnamomum tamala) umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang biasa digunakan dalam makanan. Namun, konsumsi dalam dosis tinggi atau bentuk suplemen terkonsentrasi dapat menimbulkan beberapa efek samping. Kandungan utama dalam minyak atsiri daun ini, seperti Eugenol dan kumarin, dapat mengiritasi selaput lendir lambung pada individu yang sensitif, menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, mual, atau sensasi terbakar di lambung jika dikonsumsi berlebihan.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Tejpat

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Tejpat.

Apa itu tejpat dan apa bedanya dengan daun salam biasa?
Tejpat adalah daun dari Cinnamomum tamala, famili Lauraceae, yang dikenal sebagai daun salam India. Berbeda dengan daun salam Indonesia (Syzygium polyanthum) atau salam Mediterania (Laurus nobilis), tejpat memiliki aroma khas seperti kayu manis yang berasal dari senyawa sinamaldehida dan eugenol. Daun ini sering digunakan utuh dalam masakan dan dibuang sebelum disajikan. (Sharma et al., 2014, International Journal of Ayurveda and Pharma Research).
Apa kandungan fitokimia utama dalam tejpat?
Kandungan utama tejpat meliputi minyak atsiri yang kaya akan sinamaldehida, eugenol, linalool, dan metil eugenol. Selain itu terdapat golongan fenolik, flavonoid, tanin, dan terpenoid. Senyawa-senyawa ini memberikan aktivitas antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, dan antidiabetik. (Rana & Alam, 2016, Journal of Essential Oil Bearing Plants).
Bagaimana cara penggunaan tejpat sehari-hari yang dianjurkan?
Dalam penggunaan kuliner, tejpat umumnya dimasukkan utuh sebanyak 1–2 lembar ke dalam tumisan, kari, sup, atau nasi rempah, lalu diangkat sebelum makanan disajikan. Untuk konsumsi rutin, gunakan sebagai bumbu, bukan sebagai ekstrak pekat. Jika menggunakan suplemen atau seduhan daun, ikuti anjuran produk dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan karena tidak ada dosis baku untuk penggunaan terapeutik. (The Ayurvedic Pharmacopoeia of India).
Apakah tejpat dapat membantu mengontrol gula darah dan kolesterol?
Sejumlah penelitian laboratorium dan hewan menunjukkan bahwa ekstrak daun Cinnamomum tamala dapat menghambat enzim α-glukosidase, meningkatkan sensitivitas insulin, serta memperbaiki profil lipid dengan menurunkan kolesterol total dan trigliserida. Namun bukti pada manusia masih terbatas, sehingga tejpat tidak boleh menggantikan obat diabetes atau kolesterol. Gunakan sebagai bagian pola makan sehat dan dengan pengawasan dokter. (Kumar et al., 2012, Journal of Complementary and Integrative Medicine).
Apakah aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Dalam jumlah wajar sebagai bumbu makanan, tejpat umumnya aman untuk ibu hamil dan menyusui. Namun dosis tinggi dalam bentuk ekstrak, teh pekat, atau minyak atsiri belum memiliki cukup bukti keamanan. Ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak menggunakan tejpat sebagai obat herbal tanpa konsultasi dengan dokter atau ahli laktasi. (Bone & Mills, 2013, Principles and Practice of Phytotherapy).
Apakah tejpat bisa diberikan kepada bayi dan anak-anak?
Sebagai bumbu dalam MPASI dalam jumlah sangat kecil, tejpat biasanya tidak berbahaya. Namun pemberian dalam bentuk obat herbal, minyak atsiri, atau ekstrak pekat tidak dianjurkan untuk bayi dan balita. Kandungan eugenol dan sinamaldehida dapat mengiritasi saluran cerna atau memicu reaksi alergi pada anak yang sensitif. Untuk anak-anak, gunakan hanya sebagai penyedap dalam makanan dan selalu konsultasikan dengan dokter anak. (Tisserand & Young, 2014, Essential Oil Safety).
Apa efek samping dan interaksi obat yang perlu diperhatikan?
Efek samping umumnya ringan, yaitu reaksi alergi kulit atau iritasi saluran cerna jika dikonsumsi berlebihan. Minyak atsiri konsentrasi tinggi dapat menyebabkan sensasi terbakar pada selaput lendir. Tejpat juga dapat berinteraksi dengan obat antidiabetes sehingga berisiko menyebabkan hipoglikemia, serta dengan obat pengencer darah karena eugenol dapat menghambat agregasi trombosit. Oleh karena itu, jika Anda sedang menjalani pengobatan rutin, konsultasikan terlebih dahulu. (Tisserand & Young, 2014, Essential Oil Safety).
Apakah tejpat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh?
Secara tradisional, tejpat digunakan untuk mengatasi kembung, mual, dispepsia, dan gangguan pencernaan ringan. Kandungan sinamaldehida dan linalool bersifat karminatif serta membantu merilekskan otot polos saluran cerna. Ekstrak daun tejpat juga menunjukkan aktivitas antioksidan dan antimikroba terhadap beberapa bakteri patogen. Namun klaim ini sebagian besar berasal dari uji laboratorium dan tradisi, sehingga diperlukan penelitian klinis lebih lanjut untuk mendukung penggunaan terapeutik. (Prakash & Gupta, 2016, Journal of Food Science and Technology).

Kluwek

Pangium edule

Pinang

Areca catechu

Cari: