Sajian tumis khas Nusantara ini mengganti daun singkong atau bayam dengan daun goosefoot yang lebih ringan. Teknik blansir dan menumis mengurangi kadar oksalat dan saponin sehingga lebih nyaman di lambung.
| 150 g daun goosefoot, petik daunnya |
| 100 g tempe, potong dadu |
| 2 siung bawang putih, iris halus |
| 3 butir bawang merah, iris halus |
| 2 cm kunyit, memarkan atau 1/2 sdt kunyit bubuk |
| 1 buah cabai merah besar, iris serong (opsional) |
| 1 sdm minyak kelapa atau kanola |
| 50 ml air |
| 1/4 sdt garam dan lada hitam secukupnya |
Tempe menambah protein nabati, serat, dan isoflavon, sedangkan kunyit menyumbang senyawa kurkuminoid yang bersifat antioksidan. Kombinasi ini mendukung kesehatan otot dan daya tahan tubuh bila disertai pola makan seimbang.
Advertisement
1 porsi sekitar 150 g sayur matang sebagai lauk, 2–3 kali seminggu.
Vitamin K pada daun berpotensi memengaruhi dosis warfarin; konsistenlah dalam asupan sayur hijau dan pantau INR. Oksalat dapat mengikat kalsium dari suplemen; konsumsi suplemen kalsium terpisah 2 jam.
Hindari pada penderita batu ginjal kalsium oksalat dan intoleransi oksalat. Penderita alergi kedelai sebaiknya mengganti tempe dengan jamur tiram dan memastikan semua bahan dimasak matang.
Resep Herbal: #0557