Botok Tempuyung Kukus

Botok tempuyung kukus khas Jawa: kelapa, tempe, dan rempah dalam satu hidangan. Padat gizi, mendukung pencernaan dan saluran kemih.

Deskripsi:

Botok adalah olahan tradisional Jawa: daun tempuyung dikukus dengan kelapa parut, tempe, dan bumbu. Hidangan ini menjadikan tempuyung sebagai sayuran utama yang hangat dan mengenyangkan.

Resep:

Bahan:
50 g Daun tempuyung segar (Sonchus arvensis), iris halus
50 g Kelapa parut segar
30 g Tempe, potong kecil
1 butir Telur ayam
2 butir Bawang merah, iris halus
1 siung Bawang putih, cincang halus
10 g Kencur, iris tipis
5 g Kunyit, parut (jika ada)
1/2 sdt Garam
1/4 sdt Gula kelapa (opsional)
2 lembar Daun pisang untuk membungkus

Manfaat:

Serat dari kelapa dan tempe membantu pencernaan, sementara tempuyung memberi efek peluruh urine ringan. Kombinasi kunyit, bawang putih, dan kencur juga menyumbang antioksidan alami.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Campur semua bahan dalam mangkuk, aduk rata.
  2. Bungkus adonan dengan daun pisang, lalu semat dengan tusuk gigi.
  3. Panaskan kukusan, kukus botok selama 20-25 menit hingga matang.
  4. Angkat dan sajikan hangat sebagai lauk atau sayur pendamping.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Satu porsi botok mengandung sekitar 50 g tempuyung segar. Makan 1 porsi per hari sebagai sayur pendamping, dan jangan dikombinasikan dengan asupan tempuyung lain secara berlebihan.

Interaksi:

Kandungan vitamin K dan efek diuretiknya perlu diperhatikan bila Anda memakai warfarin atau obat diuretik. Bila mengonsumsi kalium berlebih dari suplemen, efek pada keseimbangan elektrolit perlu dievaluasi tenaga kesehatan.

Kontraindikasi:

Hindari bila sedang ada sumbatan saluran kemih atau nyeri batu ginjal akut. Konsultasi dokter untuk ibu hamil, menyusui, anak-anak, serta orang dengan gangguan elektrolit atau gagal ginjal.

Resep Herbal: #0188



Resep Herbal Lainnya

Cari: