Camilan padat berbahan utama wijen, kurma, oat, dan cokelat tanpa proses panggang. Teksturnya kenyal-manis dan mudah dibawa sebagai bekal.
| 100 g Wijen putih atau hitam, sangrai |
| 100 g Pasta kurma (kurma buang biji, haluskan) |
| 50 g Oat gulung, haluskan kasar |
| 2 sdm Selai kacang tanpa gula atau selai almon |
| 2 sdm Bubuk cokelat tanpa gula |
| 1 sdt Ekstrak vanila |
| 1/4 sdt Garam laut |
| 2 sdm Wijen tambahan untuk pelapis |
Wijen mengandung sesamin, sesamolin, kalsium, dan magnesium yang mendukung kesehatan jantung bila dikonsumsi dalam porsi wajar. Kurma dan oat menambah serat pangan yang dapat menjadi prebiotik bagi bakteri baik usus.
Advertisement
Takaran saji: 2-3 butir sekitar 30 g per porsi, maksimal 1 porsi per hari.
Kandungan serat tinggi dapat memperlambat penyerapan obat, jadi minum obat 1-2 jam sebelum atau sesudah camilan. Pada pengguna obat diabetes, konsultasikan porsi untuk penyesuaian insulin atau obat gula.
Hindari jika alergi wijen atau kacang tanah/almon; penderita diabetes atau diet rendah gula perlu memperhitungkan karbohidrat dari kurma.
Resep Herbal: #0552