• Herbapedia.id

Antidepresan

Antidepressant

Info:

Aktivitas: Antidepresan (Antidepressant)
Kategori: Kesehatan Mental & Neurologis
Sub-Kategori: Agen Antidepresan, Modulasi Neurotransmiter, Neurogenesis

Kategori Penyakit/Kondisi: Kesehatan Mental & Neurologis

Brief:

Kemampuan senyawa untuk mengurangi gejala depresi dan meningkatkan suasana hati.

Mekanisme:

Meningkatkan kadar neurotransmiter (serotonin, dopamin, norepinefrin), memodulasi aksis HPA, memiliki efek neuroprotektif, dan meningkatkan faktor neurotropik (BDNF).

Deskripsi:

Advertisement

Aktivitas antidepresan adalah kemampuan senyawa bioaktif dari herbal untuk mengurangi gejala depresi dan meningkatkan suasana hati. Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan perasaan sedih yang berkepanjangan, kehilangan minat, perubahan pola tidur dan makan, serta penurunan energi. Herbal dengan aktivitas antidepresan menawarkan pendekatan alami untuk mendukung kesehatan mental.

Mekanisme antidepresan pada herbal meliputi peningkatan kadar neurotransmitter seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin (mirip dengan SSRI tetapi dengan mekanisme yang lebih seimbang), modulasi aksis HPA yang mengurangi stres yang memperburuk depresi, efek neuroprotektif yang melindungi sel saraf, dan peningkatan faktor neurotropik BDNF yang mendukung pertumbuhan dan plastisitas sel saraf. Kurkumin dari kunyit telah terbukti memiliki efek antidepresan melalui berbagai mekanisme. Katekin dari teh hijau juga menunjukkan efek antidepresan melalui modulasi neurotransmitter dan antiinflamasi. Dengan profil keamanan yang baik, herbal antidepresan menawarkan alternatif atau terapi adjuvan yang menjanjikan untuk pengelolaan depresi.


Senyawa:


Advertisement


Herba:

Curcuma longa
Camellia sinensis
Vitis vinifera
Matricaria chamomilla
Lavandula angustifolia

White Peony Root / Bai Shao

Paeonia lactiflora

Efek Antidepresan dan Anxiolytic

Paeoniflorin dan paeonol memodulasi sumbu HPA (menurunkan kortisol), meningkatkan kadar BDNF dan serotonin di hipokampus, serta mengaktifkan jalur CREB/BDNF. Juga menghambat aktivasi mikroglia dan menurunkan sitokin pro-inflamasi di CNS.

Senyawa: Paeoniflorin, Paeonol, Benzoylpaeoniflorin

Tingkat Bukti: Sedang

Magnolia Bark / Hou Po

Magnolia officinalis

Antidepresan (ringan-sedang)

Peningkatan kadar monoamin (serotonin, dopamin, norepinefrin) di sinaps melalui penghambatan enzim monoamine oksidase A (MAO-A) dan aktivasi reseptor TrkB (BDNF). Honokiol juga memodulasi sumbu HPA menurunkan kadar kortisol.

Senyawa: Honokiol, Magnolol

Tingkat Bukti: Terbatas

Bupleurum / Chai Hu

Bupleurum chinense

Antidepresan (Gangguan Mood Ringan hingga Sedang)

Meningkatkan kadar neurotransmitter monoamin (serotonin, dopamin, norepinefrin) di sinaps; mengaktifkan jalur cAMP/PKA/CREB dan meningkatkan ekspresi BDNF di hipokampus; mengurangi stres oksidatif dan neuroinflamasi.

Senyawa: Saikosaponin a, Saikosaponin d, Polisakarida Bupleurum

Tingkat Bukti: Terbatas

Brahmi

Bacopa monnieri

Efek Ansiolitik dan Antidepresan

Bacopa meningkatkan ketersediaan serotonin dan dopamin melalui inhibisi MAO-A dan MAO-B; menurunkan aktivitas sumbu HPA; meningkatkan neurogenesis hippocampal melalui peningkatan BDNF; dan memodulasi reseptor GABA-A sehingga memberikan efek ansiolitik.

Senyawa: Bacoside A, Bacoside B, Hersaponin

Tingkat Bukti: Sedang

Shankhpushpi

Convolvulus pluricaulis

Antidepresan

Peningkatan kadar monoamina (serotonin, norepinefrin, dopamin) di sinaptosom otak melalui inhibisi monoamina oksidase (MAO-A) oleh flavonoid dan alkaloid. Meningkatkan ekspresi BDNF dan mengurangi stres oksidatif di hipokampus.

Senyawa: Quercetin, Kaempferol, Asam klorogenat

Tingkat Bukti: Terbatas


Antistres

Antistress

Antipenuaan

Anti-aging