Lauk padat berbahan tempe dan banyak cabai hijau yang dimasak cepat agar tetap renyah serta tidak kehilangan vitamin. Hidangan ini terinspirasi dari masakan rumahan Jawa yang sederhana dan tinggi protein nabati.
| 150 g Tempe, kukus lalu potong dadu |
| 100 g Cabai hijau besar, iris serong |
| 5 buah Cabai hijau keriting, iris halus (opsional) |
| 3 butir Bawang merah, iris |
| 2 siung Bawang putih, iris |
| 1 sdm Kecap manis rendah gula |
| 1 sdt Gula kelapa (opsional) |
| 1/2 sdt Garam |
| 2 sdm Minyak kelapa atau minyak kanola |
| 50 ml Air |
Tempe menyumbang protein, serat, dan probiotik alami; cabai hijau kaya vitamin C dan capsaicin yang mendukung metabolisme. Konsumsi dalam porsi wajar membantu rasa kenyang lebih lama dan menjaga kesehatan pencernaan.
Advertisement
1 porsi (sekitar 150 g) sebagai lauk, maksimal 3-4 kali seminggu.
Tempe kaya vitamin K; jika memakai warfarin, konsumsi tempe harus konsisten agar efek antikoagulan tidak berfluktuasi. Capsaicin juga dapat meningkatkan risiko iritasi lambung bila obat antiinflamasi NSAID digunakan bersamaan.
Penderita maag/GERD dengan gejala aktif sebaiknya menghindari tumisan yang terlalu pedas. Penderita hipertensi perlu membatasi garam dan kecap.
Resep Herbal: #0532