Jamu Beras Kencur Klasik

Jamu beras kencur klasik untuk menghangatkan tubuh, melancarkan pencernaan, dan memberi energi dari kencur, beras, asam jawa, serta gula aren.

Deskripsi:

Minuman warisan Nusantara yang telah digunakan secara turun-temurun; dalam literatur Jamu, kencur dikenal sebagai penghangat dan perangsang pencernaan. Disajikan hangat, minuman ini cocok untuk menjaga stamina dan mengurangi kembung ringan.

Resep:

Bahan:
30 g Kencur segar
100 g Beras putih
3 sdm Asam Jawa, larutkan dengan 50 ml air panas
3 sdm Gula Aren serut
1 lembar Daun pandan
700 ml Air mineral
Sejumput garam

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Cuci beras dan kencur, lalu tiriskan.
  2. Sangrai beras dalam wajan tanpa minyak di api kecil hingga kering, kekuningan, dan harum.
  3. Haluskan beras sangrai bersama kencur sampai halus; beri sedikit air jika perlu.
  4. Rebus air dengan daun pandan dan garam sampai mendidih.
  5. Masukkan pasta kencur-beras, gula aren, dan air asam jawa. Aduk di api kecil 7-10 menit.
  6. Angkat, saring, dan sajikan hangat. Endapan boleh ikut diminum karena mengandung serat.

Advertisement


Manfaat:

Kencur mengandung etil p-metoksisinamat serta flavonoid yang pada studi pendahuluan menunjukkan aktivitas antiradang dan antioksidan. Kombinasi karbohidrat beras dan gula aren memberi energi ringan, sedangkan asam jawa membantu merangsang nafsu makan.

Interaksi:

Kandungan gula aren memengaruhi kendali gula darah. Jika sedang memakai warfarin, aspirin, atau klopidogrel, konsultasikan karena senyawa sinamat pada kencur dilaporkan memiliki efek antiagregasi platelet secara in vitro.

Dosis:

Dewasa sehat: 1 gelas (200 ml) per hari, sebaiknya setelah makan; maksimal 400 ml per hari selama 3–5 hari.

Kontraindikasi:

Tidak dianjurkan dalam dosis jamu untuk ibu hamil, anak di bawah 2 tahun, atau penderita gangguan ginjal tanpa pengawasan. Ibu menyusui dan pasien diabetes tidak terkontrol sebaiknya berkonsultasi dulu.

Resep Herbal: #0006