Minuman warisan Nusantara yang telah digunakan secara turun-temurun; dalam literatur Jamu, kencur dikenal sebagai penghangat dan perangsang pencernaan. Disajikan hangat, minuman ini cocok untuk menjaga stamina dan mengurangi kembung ringan.
| 30 g Kencur segar |
| 100 g Beras putih |
| 3 sdm Asam Jawa, larutkan dengan 50 ml air panas |
| 3 sdm Gula Aren serut |
| 1 lembar Daun pandan |
| 700 ml Air mineral |
| Sejumput garam |
Advertisement
Kencur mengandung etil p-metoksisinamat serta flavonoid yang pada studi pendahuluan menunjukkan aktivitas antiradang dan antioksidan. Kombinasi karbohidrat beras dan gula aren memberi energi ringan, sedangkan asam jawa membantu merangsang nafsu makan.
Kandungan gula aren memengaruhi kendali gula darah. Jika sedang memakai warfarin, aspirin, atau klopidogrel, konsultasikan karena senyawa sinamat pada kencur dilaporkan memiliki efek antiagregasi platelet secara in vitro.
Dewasa sehat: 1 gelas (200 ml) per hari, sebaiknya setelah makan; maksimal 400 ml per hari selama 3–5 hari.
Tidak dianjurkan dalam dosis jamu untuk ibu hamil, anak di bawah 2 tahun, atau penderita gangguan ginjal tanpa pengawasan. Ibu menyusui dan pasien diabetes tidak terkontrol sebaiknya berkonsultasi dulu.
Resep Herbal: #0006