Wedang hangat khas Nusantara dari rimpang lempuyang (Zingiber zerumbet) yang dipadukan dengan asam jawa dan gula aren. Cairan keemasan ini diadaptasi dari jamu lempuyang untuk membantu menghangatkan badan dan membuat perut terasa lebih ringan.
| 400 ml air |
| 25 g lempuyang segar, dibakar atau digeprek |
| 10 g asam jawa |
| 30 g gula aren atau gula merah |
| 1 lembar daun pandan |
| 1 batang serai, geprek (opsional) |
Zerumbone dalam lempuyang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan, sehingga wedang ini berpotensi membantu meredakan kembung dan pegal ringan. Asam jawa menambah rasa segar dan merangsang air liur, yang secara tradisional digunakan untuk mengatasi rasa enek.
Advertisement
Secara teoretis dapat memperkuat efek antikoagulan dan antiplatelet seperti warfarin, aspirin, atau klopidogrel. Beri jeda minimal 2 jam jika sedang mengonsumsi obat atau suplemen lain.
Dewasa: 150–200 ml per sajian, maksimal 2 sajian per hari. Konsumsi tidak lebih dari 14 hari berturut-turut.
Hindari untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah 12 tahun. Penderita gastritis atau tukak lambung aktif sebaiknya berkonsultasi dahulu.
Resep Herbal: #0076