Wedang ini memadukan buah juniper dengan jahe dan serai, terinspirasi minuman hangat khas Nusantara. Kuahnya terasa pedas hangat dan harum, cocok diminum setelah beraktivitas di udara dingin.
| 6 butir Buah juniper kering, dimemarkan |
| 30 g Jahe segar, cuci bersih dan memarkan |
| 1 batang Serai, memarkan |
| 2 lembar Daun pandan (opsional) |
| 500 ml Air mineral |
| 1 sdm Gula kelapa atau madu, sesuaikan selera (opsional) |
Jahe mengandung gingerol yang berefek menghangatkan dan meredakan mual ringan; juniper secara tradisional digunakan untuk mendukung kenyamanan saluran kemih. Kombinasi serai dan jahe juga memberi efek relaksasi dan antioksidan.
Advertisement
Resep ini menghasilkan 2 gelas (500 ml). Porsi aman: 1 gelas per hari; total konsumsi juniper harian sebaiknya tidak berlebihan.
Jahe dalam jumlah cukup dapat memengaruhi pembekuan darah, terutama bersama antikoagulan. Juniper juga berinteraksi dengan diuretik dan antihipertensi, jadi konsultasikan dulu jika sedang dalam pengobatan rutin.
Hindari pada ibu hamil, ibu menyusui, penyakit ginjal, dan peradangan lambung aktif.
Resep Herbal: #0707