Puding herbal ini mengubah daun keji beling menjadi camilan padat yang lembut dan tetap bergizi. Agar-agar dan santan memberi tekstur creamy, sedangkan gula kelapa memberikan rasa manis alami.
| 10 g daun keji beling kering (atau 25 g daun segar) |
| 600 ml air untuk menyeduh |
| 1 bungkus agar-agar bubuk plain sekitar 7-10 g |
| 100 ml santan cair sedang |
| 3 sdm gula kelapa atau gula aren |
| 1/4 sdt garam |
| 2 lembar daun pandan, ikat simpul |
Serat larut dari agar-agar membantu keteraturan pencernaan bila disertai asupan air cukup. Keji beling menyumbang antioksidan yang mendukung kesehatan sel tubuh, meskipun jumlahnya lebih kecil per porsi.
Advertisement
Belum ada dosis klinis baku untuk manusia. Satu resep menghasilkan 4-5 potong puding; konsumsi maksimal 1 potong per hari, dan sebaiknya tidak dijadikan camilan setiap hari dalam jangka panjang.
Potensi interaksi utama berasal dari efek keji beling terhadap tekanan darah dan gula darah. Bila sedang minum obat diabetes atau hipertensi, konsumsilah puding ini sebagai camilan terpisah, tidak bersamaan dengan obat.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, serta orang dengan gangguan empedu atau pankreatitis aktif. Konsumsi santan perlu dibatasi bila kadar trigliserida darah tinggi.
Resep Herbal: #0791