Sacred Bark / Prunus

Prunus africana
Nama
Sacred Bark / Prunus
Nama Latin/Ilmiah
Prunus africana
Famili
Bagian Digunakan
Kulit Kayu
Rasa
Pahit, sepat
Nama Lain
Pygeum (internasional), African cherry (Inggris), Red stinkwood (Afrika Selatan), Muiri (Kenya), Prunier d'Afrique (Prancis).
Asal
Afrika sub-Sahara, terutama hutan montane di Afrika Tengah, Timur, dan Selatan (Kamerun, Kenya, Tanzania, Uganda, Etiopia, Madagaskar, Afrika Selatan).
Kandungan Utama
Fitosterol (beta-sitosterol), asam lemak, triterpena pentasiklik, asam ferulat

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Sacred Bark / Prunus

Prunus africana, yang juga dikenal sebagai Sacred Bark atau Prunus, adalah pohon dari famili Rosaceae yang tumbuh alami di kawasan pegunungan Afrika, mulai dari dataran tinggi Kamerun, Kenya, Uganda, hingga Madagaskar. Pohon ini dapat mencapai ketinggian 30–40 meter dengan batang yang kokoh dan daun hijau mengilap. Namanya diambil dari fungsi historis kulit batangnya yang dianggap suci dalam berbagai tradisi pengobatan lokal Afrika. Berbeda dengan kerabatnya yang menghasilkan buah, Prunus africana lebih dikenal karena kulit batangnya yang tebal dan mengandung beragam senyawa bioaktif, sehingga sejak lama dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk berbagai penyakit.

Baca Lebih Lanjut
Update: 17 Agu 2026 - 23:52:54
 

II. Ciri-ciri Sacred Bark / Prunus

Pohon ini asli dari hutan pegunungan Afrika. Biasanya tumbuh subur di dataran tinggi yang sejuk dan lembap, sering ditemukan di area hutan tropis yang berkabut. Karakteristik/ciri-ciri Sacred Bark / Prunus (Prunus africana):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Pohon Pohon besar yang selalu hijau (evergreen), tingginya bisa mencapai 25-30 meter dengan tajuk yang cukup lebat.
Batang Kulit batangnya kasar, pecah-pecah berwarna cokelat tua kehitaman, dan inilah bagian yang paling sering diburu karena khasiat obatnya.
Daun Bentuknya lonjong atau elips, tepinya agak bergerigi halus, warnanya hijau mengkilap, dan kalau diremas aromanya khas seperti kacang almond.
Bunga Ukuran bunganya kecil-kecil, berwarna putih kehijauan, dan muncul dalam kelompok yang menjuntai.
Buah Buahnya berbentuk bulat kecil (seperti buah beri), berwarna merah saat muda dan berubah jadi ungu tua atau hitam kalau sudah benar-benar matang.
Perakaran Memiliki sistem perakaran yang kuat untuk menopang tubuhnya di tanah pegunungan yang curam.

III. Manfaat Sacred Bark / Prunus

6 Manfaat Sacred Bark / Prunus untuk kesehatan.

  1. Hiperplasia Prostatik Jinak (BPH) dan Gejala Saluran Kemih Bawah (LUTS)

    Ekstrak liposterolik kulit batang menghambat proliferasi fibroblas prostat, menurunkan sinyal faktor pertumbuhan (bFGF), menekan jalur inflamasi 5-lipoksigenase/leukotrien, serta memodulasi reseptor androgen melalui fitosterol dan atraric acid. Efek ini mengurangi edema dan obstruksi prostat sehingga memperbaiki aliran urine.

    Senyawa Aktif: β-Sitosterol, Asam Ursolat, Asam Oleanolat, atraric acid
    Tampilkan
  2. Peradangan kronis non-infeksi pada jaringan prostat (prostatitis kronis/CPPS)

    Menghambat 5-lipoksigenase dan sintesis leukotrien, menurunkan pelepasan TNF-α dan IL-1β, serta mengurangi stres oksidatif pada jaringan prostat; triterpen dan fitosterol bekerja sebagai modulator inflamasi.

    Tampilkan
  3. Kondisi stres oksidatif (sebagai antioksidan)

    Senyawa fenolat dan flavonoid mendonorkan elektron untuk menetralkan radikal bebas, menghelat ion logam transisi, mengaktivasi faktor Nrf2, dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx).

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Sacred Bark / Prunus

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sacred Bark / Prunus.

  1. Golongan: Fitosterol
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Menghambat Aktivitas 5α-reduktase, Antiinflamasi Prostat, Dan Memperbaiki Gejala LUTS Pada BPH. Uji Klinis Acak Terkontrol Pada Manusia Menunjukkan Perbaikan Aliran Urine Dan Skor Gejala, Meskipun Tidak Semua Parameter Konsisten. Catatan: Bukti Lebih Kuat Untuk Ekstrak Terstandar Dibandingkan Senyawa Tunggal..
    Tampilkan
  2. β-sitosterol-3-O-β-D-glukosida

    Golongan: Fitosterol glikosida
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Diduga Berperan Sebagai Imunomodulator Dan Antiinflamasi, Tetapi Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Senyawa Tunggal..
    Tampilkan
  3. Golongan: Terpenoid (Triterpenoid)
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Melalui Inhibisi COX-2 Dan NF-κB; Antiproliferatif Terhadap Sel Prostat In Vitro/in Vivo. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Sacred Bark / Prunus

Ekstrak kulit kayu Prunus africana (yang kadang keliru disamakan dengan istilah umum seperti Sacred Bark yang merujuk pada Cascara sagrada) umumnya digunakan untuk mengatasi gejala hiperplasia prostat jinak (BPH). Meskipun umumnya ditoleransi dengan baik pada dosis yang dianjurkan, penggunaan suplemen ini dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal. Keluhan yang paling sering dilaporkan meliputi rasa tidak nyaman pada lambung, nyeri abdomen, mual, dan gangguan pencernaan ringan lainnya. Reaksi ini biasanya bersifat ringan dan sementara, namun tetap dapat memengaruhi kenyamanan pasien selama menjalani suplementasi jangka panjang.

Baca Semua Efek Samping

African Basil

Ocimum gratissimum

Hoodia

Hoodia gordonii

Cari: