Advertisement
Lemon myrtle (Backhousia citriodora) adalah pohon atau semak hijau abadi dari keluarga Myrtaceae yang berasal dari hutan hujan subtropis di pesisir timur Australia, terutama Queensland dan New South Wales. Daunnya berwarna hijau mengilap, berbentuk lonjong meruncing, dan ketika diremas mengeluarkan aroma lemon yang sangat kuat. Di habitat aslinya, tanaman ini dapat tumbuh setinggi sekitar 6–10 meter dan menghasilkan bunga kecil berwarna krem yang menambah nilai estetika sekaligus mendukung penyerbukan oleh serangga.
Pohon ini asli dari hutan hujan subtropis di Queensland, Australia. Mereka suka tanah yang subur, agak lembap, dan butuh sinar matahari yang cukup biar aromanya makin kuat. Karakteristik/ciri-ciri Lemon Myrtle (Backhousia citriodora):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Tumbuh sebagai pohon kecil hingga sedang, bisa mencapai tinggi 5-20 meter di habitat aslinya, tapi kalau di kebun biasanya lebih pendek. |
| Daun | Bentuknya elips atau lanset, warnanya hijau tua mengilap, punya tekstur berlawanan, dan kalau diremas bakal keluar aroma lemon yang super kuat karena kandungan citral-nya. |
| Bunga | Bunga-bunga kecil berwarna putih krem yang muncul bergerombol di ujung ranting, bentuknya seperti lonceng atau bintang kecil yang cantik. |
| Buah | Berupa kapsul kecil yang kering, biasanya nggak terlalu mencolok dibanding bunganya yang mekar lebat. |
| Kulit Kayu | Teksturnya agak kasar dengan warna kecokelatan yang khas pohon hutan hujan. |
8 Manfaat Lemon Myrtle untuk kesehatan.
Sitral (geranial dan neral) serta sitronelal bersifat lipofilik, berinteraksi dengan membran sel bakteri, meningkatkan permeabilitas membran, menghambat respirasi seluler dan ATPase, serta mengganggu sintesis dinding sel. Efek ini diperkuat oleh senyawa fenolik yang bertindak sebagai penghambat enzim bakteri.
Sitral mengganggu membran sel jamur dengan menghambat biosintesis ergosterol, meningkatkan permeabilitas membran, serta menghambat pembentukan hifa dan biofilm Candida albicans.
Senyawa fenolik dan sitral menetralkan radikal bebas ROS/RNS, mengkelat logam transisi, dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan GPx melalui jalur Nrf2/ARE.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Lemon Myrtle.
Lemon Myrtle (Backhousia citriodora) adalah tanaman asal Australia yang kaya akan kandungan sitral (citral), sebuah senyawa aldehid monoterpena yang memberikan aroma jeruk yang kuat. Meskipun umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah makanan, penggunaan ekstrak atau minyak esensialnya secara tidak tepat dapat menimbulkan efek samping, terutama pada kulit dan selaput lendir. Minyak esensial Lemon Myrtle bersifat sangat poten dan dapat menyebabkan iritasi kulit lokal, dermatitis kontak, atau sensitisasi jika diaplikasikan secara topikal tanpa pengenceran yang memadai. Kandungan sitral yang tinggi diketahui dapat memicu reaksi alergi dermal pada individu yang sensitif, ditandai dengan kemerahan, sensasi terbakar, dan gatal-gatal.