• Herbapedia.id

Forsythia / Lian Qiao

Forsythia suspensa
Forsythia / Lian Qiao
Nama: Forsythia / Lian Qiao
Nama Ilmiah: Forsythia suspensa
Famili: Oleaceae

Kandungan:
Forsythiaside, phillyrin, asam oleanolat, asam ursolat
Nama Lain:
Rengyo (Jepang), gaenari (Korea), weeping forsythia (Inggris), forsythia pleureur (Prancis), hänge-forsythie (Jerman)
Asal:
China
Bagian Utama:
Buah
Rasa:
Pahit

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Forsythia / Lian Qiao

Forsythia, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Lian Qiao (Forsythia suspensa), adalah semak berbunga dari famili Oleaceae. Tanaman ini berasal dari Asia Timur, terutama Tiongkok, dan telah dibudidayakan luas sebagai tanaman hias karena bunganya yang kuning cerah mekar di awal musim semi. Secara botani, F. suspensa memiliki cabang-cabang yang merunduk (suspensa berarti "menggantung") dengan daun berbentuk lanset dan buah berbentuk kapsul yang berisi biji bersayap. Buah yang matang dan dikeringkan merupakan bagian yang paling sering digunakan dalam pengobatan herbal.

Advertisement

Dalam kerangka Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM), Lian Qiao termasuk dalam kategori herbal yang bersifat dingin (cold) dan pahit (bitter), serta masuk meridian Jantung, Hati, dan Usus Kecil. Ramuan ini secara historis digunakan sebagai antipiretik, antiinflamasi, dan detoksikan, terutama untuk mengobati infeksi awal seperti demam, radang tenggorokan, bisul, dan gondongan (mumps). Lian Qiao juga sering dipasangkan dengan Jin Yin Hua (Lonicera japonica) dalam formula klasik Yin Qiao Jie Du Pian untuk mengatasi gejala awal pilek dan flu yang disertai demam serta nyeri tenggorokan.

Penelitian modern telah mengidentifikasi senyawa bioaktif utama dalam buah Forsythia suspensa, termasuk forsythiaside, phillyrin, dan asam oleanolat. Studi farmakologis menunjukkan bahwa ekstrak Lian Qiao memiliki aktivitas antibakteri, antivirus (termasuk terhadap influenza dan virus hepatitis B), serta efek imunomodulator dan antioksidan yang signifikan. Beberapa penelitian juga menyoroti potensi anti-kanker melalui induksi apoptosis pada sel kanker tertentu. Meskipun demikian, penggunaan klinis tetap memerlukan pengawasan karena sifatnya yang dingin dapat mengganggu pencernaan bila dikonsumsi berlebihan atau tanpa indikasi yang tepat.

Update: 29 Jul 2026 - 22:00:11

 

II. Manfaat Forsythia / Lian Qiao

Manfaat Forsythia / Lian Qiao untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada kondisi peradangan akut dan kronis

    Menghambat aktivasi NF-κB dan jalur MAPK, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, dan sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, IL-6. Forsythiaside A menekan fosforilasi IκBα dan p38 MAPK.

    Senyawa Aktif: Forsythiaside A, Phillyrin, Asam Oleanolat
    Tampilkan
  2. Antimikroba terhadap bakteri patogen (Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes, Escherichia coli)

    Merusak membran sel bakteri, menghambat sintesis protein dan asam nukleat. Forsythiaside dan phillyrin berikatan dengan DNA girase dan topoisomerase IV.

    Senyawa Aktif: Forsythiaside A, Phillyrin, Rutin
    Tampilkan
  3. Antioksidan dan perlindungan terhadap stres oksidatif

    Menyapu radikal bebas (DPPH, ABTS), mengkelat ion logam transisi, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, GPx, CAT) melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE.

    Senyawa Aktif: Forsythiaside A, Phillyrin, Asam Klorogenat
    Tampilkan
  4. Antiviral terhadap virus influenza A (H1N1, H3N2) dan virus lainnya

    Menghambat adsorpsi dan penetrasi virus, memblokir aktivitas neuraminidase, dan menginduksi interferon. Forsythiaside A berikatan dengan hemaglutinin virus.

    Senyawa Aktif: Forsythiaside A, Phillyrin, Asam Oleanolat
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Forsythia / Lian Qiao

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Forsythia / Lian Qiao.

  1. Phillyrin

    Golongan: Lignan
    Bagian Tanaman: Buah (Fructus Forsythiae)
    Aktivitas Farmakologis:
    Anti-inflamasi, Antioksidan, Dan Antivirus (misal Melawan Virus Influenza). Menghambat Aktivitas NF-κB Dan Mengurangi Produksi Sitokin Pro-inflamasi.
    Tampilkan
  2. Forsythiaside A

    Golongan: Feniletanoid glikosida
    Bagian Tanaman: Buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus Dan Streptococcus Pneumoniae; Efek Anti-inflamasi Melalui Penghambatan INOS Dan COX-2.
    Tampilkan
  3. Arctigenin

    Golongan: Lignan
    Bagian Tanaman: Buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Antivirus (misal Terhadap Virus Hepatitis B), Anti-kanker Dengan Menginduksi Apoptosis Sel Tumor, Dan Imunomodulator.
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan