Advertisement
Coix lacryma-jobi, yang dikenal luas sebagai Job's Tears atau Yi Yi Ren dalam pengobatan tradisional Tiongkok, adalah tanaman serealia unik dari famili Poaceae. Berbeda dengan padi atau gandum, biji tanaman ini memiliki cangkang keras berkilau menyerupai tetesan air mata, sehingga dinamai "air mata Ayub" merujuk pada kisah alkitabiah. Tanaman asli Asia Tenggara ini telah dibudidayakan selama ribuan tahun, baik sebagai bahan pangan alternatif maupun komponen vital dalam ramuan herbal. Biji yang telah dikupas (tanpa cangkang keras) memiliki tekstur kenyal dan rasa netral, sering diolah menjadi bubur, sup, atau teh herbal. Kandungan pati, protein, serta mineral seperti zat besi dan kalsium menjadikannya sumber nutrisi yang baik, terutama bagi mereka yang mencari alternatif bebas gluten.
Tanaman ini suka banget tumbuh di daerah tropis, biasanya di pinggiran sungai, rawa, atau lahan yang agak lembap. Jali cukup tangguh karena bisa hidup di dataran rendah sampai menengah dengan sinar matahari yang melimpah. Karakteristik/ciri-ciri Jali (Coix lacryma-jobi):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Tumbuh tegak membentuk rumpun seperti rumput-rumputan besar, tingginya bisa sampai 1-2 meter. |
| Batang | Batangnya tegak, beruas-ruas, bentuknya silindris, dan dalamnya berisi empulur (agak lunak tapi kokoh). |
| Daun | Bentuknya memanjang seperti pita, ujungnya runcing, dengan permukaan daun yang agak kasar dan tulang daun yang menonjol di tengah. |
| Bunga | Bunganya unik karena tersembunyi di dalam seludang pelindung yang keras, biasanya muncul di ketiak daun. |
| Buah | Ini bagian paling ikoniknya: bentuknya bulat lonjong, permukaannya sangat keras, mengkilap, dan warnanya berubah dari putih keabu-abuan sampai keunguan saat matang. Sering disebut 'manik-manik' karena bentuknya mirip air mata. |
| Akar | Tipe akar serabut yang kuat, bikin tanaman ini nggak gampang roboh meski kena angin atau arus air. |
8 Manfaat Jali untuk kesehatan.
Ekstrak Coix lacryma-jobi menghambat aktivasi jalur NF-κB dan MAPK, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, serta sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6, IL-1β). Senyawa coixenolide dan coixol bekerja sebagai inhibitor selektif COX-2 dan modulator sinyal p38/JNK.
Minyak biji Coix lacryma-jobi (Kanglaite) menginduksi apoptosis melalui aktivasi jalur mitokondria (peningkatan rasio Bax/Bcl-2, pelepasan sitokrom c, aktivasi caspase-3/9) serta menghambat proliferasi sel dengan menekan jalur PI3K/Akt/mTOR dan sinyal NF-κB. Senyawa coixenolide mengganggu dinamika mikrotubulus dan menyebabkan siklus sel terhenti pada fase G2/M.
Ekstrak air Coix lacryma-jobi meningkatkan aktivitas transporter GLUT4 pada membran sel otot dan adiposa melalui jalur AMPK, serta menghambat α-glukosidase dan α-amilase di usus, sehingga memperlambat penyerapan karbohidrat. Polisakarida Coixan A dan C memodulasi komposisi mikrobiota usus (peningkatan Bifidobacterium dan Lactobacillus) yang berkontribusi pada sensitivitas insulin.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Jali.
Interaksi & Kontraindikasi Jali dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Jali (Coix lacryma-jobi) adalah tanaman biji-bijian yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional dan memiliki berbagai manfaat kesehatan. Namun, konsumsi jali juga dapat menimbulkan beberapa efek samping, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau oleh individu dengan kondisi kesehatan tertentu. Salah satu efek samping utama yang dicatat dalam literatur etnofarmakologi adalah sifatnya yang dapat merangsang kontraksi rahim. Oleh karena itu, jali secara tradisional dikontraindikasikan bagi wanita hamil karena berpotensi meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran prematur.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Jali.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Jali.