Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas dan keamanan injeksi Kanglaite (minyak biji Coix lacryma-jobi) yang dikombinasikan dengan kemoterapi dibandingkan kemoterapi saja pada karsinoma paru non-sel kecil: meta-analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    18 uji acak terkontrol dengan total 1.982 pasien karsinoma paru non-sel kecil (NSCLC)
    Dosis/Durasi:
    Injeksi intravena 20 g/hari selama 14 hari per siklus kemoterapi, diberikan sebanyak 2–4 siklus.
    Temuan:
    Penambahan injeksi Kanglaite meningkatkan respons objektif dan kontrol penyakit secara signifikan dibandingkan kemoterapi saja. Efek samping berat yang terkait kemoterapi juga lebih rendah pada kelompok kombinasi.
  2. Tinjauan sistematis aktivitas farmakologi dan metabolit bioaktif tanaman jali (Coix lacryma-jobi L.) sebagai bahan pangan fungsional

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    72 artikel penelitian terdahulu yang mencakup studi in vitro, in vivo, dan uji klinis
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku karena studi merupakan tinjauan literatur.
    Temuan:
    Biji Coix lacryma-jobi mengandung senyawa bioaktif seperti koikol, koixenolida, dan polisakarida yang berperan dalam aktivitas antikanker, antiinflamasi, dan antidiabetes. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa jali berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional.
  3. Minyak biji jali memperbaiki dislipidemia dan perlemakan hati melalui aktivasi AMPK pada tikus yang diberi diet tinggi lemak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 tikus Sprague-Dawley jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok: normal, kontrol diet tinggi lemak, dan tiga kelompok perlakuan minyak biji Coix dosis 50, 100, dan 200 mg/kg
    Dosis/Durasi:
    Minyak biji Coix 50, 100, dan 200 mg/kg/hari secara oral selama 12 minggu.
    Temuan:
    Pemberian minyak biji Coix dosis 200 mg/kg menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol LDL, serta mengurangi akumulasi lemak di hati. Efek ini diduga melalui aktivasi jalur AMPK.
  4. Polisakarida biji Coix lacryma-jobi mencegah obesitas dan disbiosis mikrobiota usus pada tikus yang diberi diet tinggi lemak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    32 tikus C57BL/6 jantan, terdiri atas kelompok normal, diet tinggi lemak, serta diet tinggi lemak dengan polisakarida Coix dosis 200 dan 400 mg/kg
    Dosis/Durasi:
    Polisakarida Coix 200 dan 400 mg/kg/hari secara oral selama 8 minggu.
    Temuan:
    Polisakarida biji Coix menurunkan berat badan dan massa lemak serta memperbaiki toleransi glukosa. Perbaikan tersebut berkaitan dengan perubahan komposisi mikrobiota usus, yaitu peningkatan Bacteroidetes dan penurunan Firmicutes.
  5. Koikol dari biji jali menekan respons inflamasi pada makrofag RAW264.7 yang diinduksi lipopolisakarida melalui penghambatan jalur NF-κB

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi in vitro
    Sampel:
    Sel makrofag RAW264.7 yang diberi lipopolisakarida (LPS) 1 µg/mL dan diinkubasi dengan koikol konsentrasi 1, 5, dan 10 µM
    Dosis/Durasi:
    Koikol 1–10 µM selama 24 jam sebelum dan sesudah induksi LPS.
    Temuan:
    Koikol menghambat produksi nitrit oksida, TNF-α, dan IL-6 pada makrofag yang teraktivasi LPS. Efek antiinflamasi ini dicapai melalui penekanan aktivasi NF-κB.
  6. Ekstrak etanol biji Coix lacryma-jobi menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan status antioksidan pada tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    40 tikus Wistar jantan yang diinduksi diabetes dengan streptozotocin, dibagi menjadi kelompok kontrol dan tiga kelompok dosis ekstrak etanol biji Coix
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol biji Coix 200 dan 400 mg/kg/hari secara oral selama 4 minggu.
    Temuan:
    Ekstrak etanol biji Coix menurunkan kadar glukosa darah puasa dan meningkatkan aktivitas antioksidan dengan meningkatkan glutathione serta menurunkan malondialdehid. Efek ini menunjukkan potensi jali sebagai agen antidiabetes dan antioksidan.

Advertisement


Cari: