Tali Putri

Dodder | Cuscuta chinensis
Nama
Tali Putri (Dodder)
Nama Latin/Ilmiah
Cuscuta chinensis
Bagian Digunakan
Biji
Rasa
Manis, pedas
Nama Lain
Tu si zi (China), tōshishi (Japan), to-sa-ja (Korea), hạt tơ hồng (Vietnam), akashbel (India)
Asal
China, Jepang, Korea
Kandungan Utama
Flavonoid, lignan, polisakarida

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Tali Putri

Tali Putri atau Cuscuta chinensis, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Tu Si Zi, merupakan parasit obligat yang tidak memiliki klorofil dan bergantung sepenuhnya pada tanaman inang untuk bertahan hidup. Tumbuhan ini tumbuh dengan cara melilit batang inangnya dan menembus jaringan pembuluh dengan haustoria untuk menyerap air serta nutrisi. Uniknya, meskipun berstatus parasit, Cuscuta chinensis justru digunakan sebagai tonik ginjal dan hati dalam pengobatan herbal karena kandungan senyawa bioaktifnya yang kaya, termasuk flavonoid, lignan, dan polisakarida.

Baca Lebih Lanjut
Update: 21 Agu 2026 - 08:41:12
 

II. Ciri-ciri Tali Putri

Tali putri adalah tanaman parasit yang hidup dengan menempel pada tanaman inang (seperti semak atau herba). Ia tidak punya akar atau daun fungsional karena menyerap nutrisi langsung dari jaringan inang menggunakan alat hisap. Karakteristik/ciri-ciri Tali Putri (Cuscuta chinensis):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Berbentuk seperti benang atau tali yang sangat halus, teksturnya lembut, lentur, dan bercabang banyak. Warnanya bervariasi mulai dari kuning pucat, oranye, hingga agak kemerahan.
Daun Hampir tidak ada, hanya berupa sisik kecil yang sangat jarang atau bahkan tidak terlihat sama sekali karena ia tidak melakukan fotosintesis sendiri.
Akar Tidak punya akar di tanah. Sebagai gantinya, ia punya haustorium (alat hisap) yang menembus jaringan tanaman inang untuk mencuri air dan nutrisi.
Bunga Berukuran kecil, bentuknya seperti lonceng atau cangkir, berkelompok padat di sepanjang batang. Biasanya berwarna putih krem atau kekuningan.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk kapsul kecil yang pecah saat matang, berisi biji-biji kecil yang sangat ringan dan mudah tersebar melalui air atau terbawa serangga.

III. Manfaat Tali Putri

7 Manfaat Tali Putri untuk kesehatan.

  1. Hepatoprotektif (Perlindungan Hati)

    Ekstrak Cuscuta chinensis dan flavonoidnya (kvercetin, kaempferol, hiperosida) menghambat aktivasi sel stelata hati, menurunkan stres oksidatif melalui jalur Nrf2/ARE, serta mengurangi ekspresi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) via inhibisi NF-κB. Polisakarida meningkatkan aktivitas SOD dan GSH.

    Senyawa Aktif: Kvercetin, Kaempferol, Hiperosida (quercetin-3-O-galactoside)
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi (Nyeri Sendi & Osteoartritis)

    Flavonoid Cuscuta chinensis menghambat inflamasi dengan memblokir aktivasi inflamasom NLRP3 dan jalur MAPK/AP-1, menurunkan produksi prostaglandin E2 dan MMP-13. Senyawa polifenol juga meredam aktivitas COX-2 dan iNOS.

    Senyawa Aktif: Kvercetin, Kamferol-3-O-rhamnoside, Asam Klorogenat
    Tampilkan
  3. Antiosteoporosis (Kesehatan Tulang)

    Ekstrak Cuscuta chinensis dan lignan-nya (mis. kuscutin) meningkatkan diferensiasi osteoblas melalui jalur BMP-2/Smad1/5, menurunkan aktivitas osteoklas via RANKL/OPG, serta memperbaiki status estrogen pada tikus ovariectomy. Flavonoid juga bersifat fitoestrogenik.

    Senyawa Aktif: Kuscutin (lignan di-Na), Kvercetin, Hiperosida
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Tali Putri

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Tali Putri.

  1. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Hepatoprotektif, Antikanker (in Vitro).
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Estrogenik, Neuroprotektif, Antidiabetes (studi In Vivo).
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Kardioprotektif, Antiinflamasi.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Tali Putri

Interaksi & Kontraindikasi Tali Putri dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan obat antikoagulan (warfarin, aspirin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Dodder seed memiliki efek antiplatelet dan antikoagulan ringan. Pantau INR secara teratur dan konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan untuk menghindari risiko perdarahan.

  2. Penggunaan bersamaan dengan obat diabetes (insulin, metformin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Dodder seed dapat menurunkan kadar gula darah. Pantau gula darah secara berkala dan waspadai hipoglikemia. Sesuaikan dosis obat diabetes jika perlu.

  3. Kehamilan dan menyusui

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Tidak cukup data keamanan. Efek hormonal dodder seed berpotensi mempengaruhi kehamilan dan menyusui. Sebaiknya hindari penggunaan selama periode ini.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Tali Putri

Tali Putri (Cuscuta chinensis) adalah tanaman parasit yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Meskipun memiliki beberapa potensi khasiat farmakologis, konsumsi atau penggunaan ekstrak tanaman ini dalam dosis yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai efek samping yang signifikan. Penelitian toksikologi pada hewan menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam Cuscuta chinensis dapat memberikan beban berat pada organ metabolisme utama seperti hati dan ginjal. Penggunaan jangka panjang atau dalam dosis tinggi berisiko menyebabkan peningkatan enzim hati serta gangguan fungsi renal, yang mengindikasikan adanya sifat hepatotoksik dan nefrotoksik potensial dari ekstrak tumbuhan ini jika tidak dimurnikan dengan baik.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Tali Putri

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Tali Putri.

  1. Cuscuta chinensis Lam.: Tinjauan Sistematis tentang Penggunaan Tradisional, Fitokimia, Farmakologi, dan Toksikologi

    Tahun: 2024
    Temuan:
    Cuscuta chinensis memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, hepatoprotektif, neuroprotektif, dan nefroprotektif. Flavonoid, lignan, dan polisakarida merupakan senyawa utama yang berperan dalam efek farmakologis.
    Tampilkan
  2. Perlindungan Ekstrak Cuscuta chinensis terhadap Osteoporosis pada Tikus Betina Ovariektomi

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Ekstrak Cuscuta chinensis meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi aktivitas resorpsi tulang pada tikus OVX. Efek ini diduga melalui regulasi rasio RANKL/OPG.
    Tampilkan
  3. Neuroproteksi Ekstrak Cuscuta chinensis pada Tikus Model Iskemia Serebral

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Ekstrak Cuscuta chinensis mengurangi volume infark serebral dan memperbaiki defisit neurologis. Efek neuroprotektif berkaitan dengan peningkatan aktivitas antioksidan dan penghambatan apoptosis.
    Tampilkan

VIII. FAQ Tali Putri

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Tali Putri.

Apa itu Dodder Seed (Tu Si Zi) dan apa kandungan fitokimia utamanya?
Dodder Seed (Cuscuta chinensis), dikenal sebagai Tu Si Zi dalam pengobatan tradisional Tiongkok, adalah biji dari tanaman parasit. Kandungan fitokimia utamanya meliputi flavonoid (seperti quercetin dan kaempferol), lignan (seperti cuscutaresinol), asam fenolik, sterol, dan polisakarida. Senyawa-senyawa ini berkontribusi pada aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan hepatoprotektif (Donnapee et al., 2014; Yen et al., 2007).
Bagaimana cara konsumsi Dodder Seed yang aman untuk penggunaan sehari-hari?
Konsumsi sehari-hari biasanya dalam bentuk rebusan (decoction) atau ekstrak serbuk. Dosis umum untuk rebusan adalah 6–15 gram biji kering direbus dalam air selama 20–30 menit dan diminum sekali atau dua kali sehari. Ekstrak cair atau kapsul harus mengikuti petunjuk produk karena konsentrasi bervariasi. Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan untuk mengurangi risiko iritasi lambung (Bensky & Gamble, 1993; Chinese Pharmacopoeia, 2015).
Apa manfaat kesehatan Dodder Seed yang didukung bukti ilmiah?
Penelitian menunjukkan Dodder Seed memiliki efek hepatoprotektif dengan menurunkan enzim hati pada model hewan, efek antioksidan yang kuat, serta meningkatkan fungsi ginjal dan reproduksi. Studi juga mendukung aktivitas imunomodulator dan neuroprotektif. Ekstraknya diketahui menghambat apoptosis sel saraf dan meningkatkan daya ingat pada tikus (Yen et al., 2008; Sun et al., 2020).
Apakah ada efek samping atau kontraindikasi penggunaan Dodder Seed?
Efek samping yang dilaporkan jarang, namun dapat meliputi gangguan pencernaan ringan seperti mual atau diare jika dikonsumsi berlebihan. Kontraindikasi meliputi pasien dengan diare kronis atau sindrom defisiensi limpa-lembab (dalam teori TCM) karena sifatnya yang sedikit hangat. Penggunaan jangka panjang dengan dosis tinggi belum diteliti secara menyeluruh pada manusia (Chen et al., 2019; World Health Organization, 2009).
Apakah Dodder Seed aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui?
Keamanan pada ibu hamil dan menyusui belum ditetapkan secara ilmiah. Secara tradisional, Tu Si Zi digunakan untuk memperkuat ginjal dan mencegah keguguran, namun data klinis modern terbatas. Karena potensi efek hormonal, sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan dan menyusui tanpa pengawasan ahli herbal atau dokter (Ernst, 2002; Teschke et al., 2015).
Bisakah Dodder Seed diberikan kepada anak-anak?
Penggunaan pada anak-anak tidak direkomendasikan tanpa konsultasi medis. Data keamanan dan dosis untuk anak sangat minim. Secara tradisional kadang digunakan untuk anak dengan masalah ginjal atau kurang nafsu makan, tetapi potensi efek samping dan interaksi belum diketahui secara pasti. Selalu konsultasikan dengan dokter anak atau praktisi herbal berpengalaman (Gardner & McGuffin, 2013; Chan et al., 2003).
Apakah Dodder Seed berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Dodder Seed dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan (misalnya warfarin) karena kandungan flavonoid yang mungkin memengaruhi agregasi trombosit. Juga berpotensi memengaruhi efek obat diabetes dan antihipertensi karena aktivitas antioksidan dan antiinflamasinya. Belum ada studi interaksi spesifik pada manusia, sehingga pasien yang menggunakan obat resep harus waspada (Williamson et al., 2013; Izzo et al., 2016).
Berapa dosis yang dianjurkan untuk penggunaan Dodder Seed sebagai suplemen?
Dosis umum untuk suplemen ekstrak terstandarisasi adalah 300–500 mg per hari (setara dengan 2–5 g bahan kering) tergantung konsentrasi ekstrak. Untuk rebusan tradisional, 6–15 gram biji kering per hari. Dosis optimal belum ditetapkan secara resmi dan bervariasi berdasarkan kondisi individu. Mulailah dengan dosis rendah untuk menilai toleransi (Chinese Pharmacopoeia, 2015; Gao et al., 2012).

Niu Xi

Achyranthes bidentata

Bunga Balon

Platycodon grandiflorus

Cari: