Kasifikasi ilmiah Tali Putri (Cuscuta chinensis)
Author: Lam.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Solanales |
| Famili: | Convolvulaceae |
| Subfamili: | Cuscutoideae |
| Tribus: | Cuscuteae |
| Genus: | Cuscuta |
| Spesies: | Cuscuta chinensis |
Cuscuta chinensis adalah tumbuhan parasit unik yang sering dijuluki sebagai 'tali putri' karena bentuk batangnya yang menyerupai benang kusut berwarna kuning keemasan. Tumbuhan ini tidak memiliki klorofil dan daun yang nyata, sehingga ia harus melilit batang tumbuhan inang untuk menyerap nutrisi dan air demi kelangsungan hidupnya.
Di Indonesia, tanaman ini sering dianggap sebagai gulma yang cukup merepotkan karena bisa menutupi permukaan tanaman inang hingga menghambat pertumbuhannya. Meski demikian, di dunia pengobatan tradisional, biji dari tanaman ini cukup populer dan sering dimanfaatkan sebagai herbal untuk meningkatkan vitalitas tubuh.
Advertisement