Advertisement
Sea Buckthorn (Hippophae rhamnoides) adalah semak berduri yang termasuk dalam famili Elaeagnaceae, tumbuh liar di daerah beriklim dingin hingga subtropis, terutama di Asia dan Eropa. Tanaman ini dikenal sangat adaptif terhadap kondisi ekstrem, mampu bertahan di tanah berpasir, salinitas tinggi, serta suhu yang berfluktuasi drastis. Akarnya memiliki kemampuan bersimbiosis dengan bakteri Frankia yang mengikat nitrogen, sehingga berperan penting dalam memperbaiki kesuburan tanah dan mencegah erosi. Selain itu, Hippophae rhamnoides juga dimanfaatkan sebagai tanaman konservasi lahan kritis karena sistem perakarannya yang luas dan kuat.
8 Manfaat Sea Buckthorn untuk kesehatan.
Minyak sea buckthorn kaya palmitoleat (omega-7) dan alfa-linolenat (omega-3) memodulasi komposisi asam lemak lapisan lipid air mata, menurunkan osmolaritas air mata, serta menekan inflamasi permukaan okular melalui penurunan mediator sitokin seperti TNF-alfa dan IL-6 dan stres oksidatif.
Flavonol glikosida seperti isorhamnetin dan quercetin menghambat aktivasi NF-κB, menekan ekspresi COX-2 dan LOX, serta menurunkan sitokin pro-inflamasi TNF-α, IL-6, dan PGE2. Asam lemak omega-3 mengurangi prekursor eikosanoid pro-inflamasi dari asam arakidonat.
Fitosterol menghambat absorpsi kolesterol intestinal; polifenol seperti isorhamnetin dan quercetin mengaktifkan AMPK serta meningkatkan ekspresi reseptor LDL di hati; asam lemak tak jenuh memperbaiki profil trigliserida dan HDL; antioksidan mencegah oksidasi LDL.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sea Buckthorn.