Advertisement
Daun Bitter Orange atau jeruk pahit berasal dari pohon *Citrus aurantium*, tumbuhan anggota famili Rutaceae yang banyak dibudidayakan di kawasan Asia Tenggara, Mediterania, dan Amerika Latin. Secara morfologi, daunnya berbentuk lonjong hingga elips dengan pangkal membulat dan ujung meruncing, tersusun berseling pada tangkai yang memiliki sayap daun yang khas. Permukaan daunnya hijau tua mengkilap karena dilapisi lapisan lilin tipis, dan bila diremas akan mengeluarkan aroma harum yang khas dari kelenjar minyak atsiri yang tersebar di seluruh jaringan daun.
Tumbuh subur di daerah beriklim tropis dan subtropis dengan sinar matahari yang cukup. Pohon ini cukup tangguh dan bisa beradaptasi di berbagai jenis tanah, asalkan sistem drainasenya bagus dan tidak tergenang air. Karakteristik/ciri-ciri Bitter Orange Leaf (Citrus ? aurantium):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Bentuk Daun | Berbentuk oval atau elips dengan ujung yang agak meruncing. |
| Tekstur Dan Permukaan | Permukaan daun terlihat mengkilap seperti kulit (leathery), berwarna hijau tua yang pekat. |
| Ukuran | Panjang daun rata-rata sekitar 5 hingga 10 cm. |
| Tepi Daun | Tepian daunnya rata atau kadang terlihat sedikit bergerigi sangat halus. |
| Tangkai Daun | Punya tangkai daun yang khas dengan sayap kecil (winged petiole), ini ciri yang paling gampang buat ngebedain sama jenis jeruk lain. |
| Aroma | Kalau daunnya diremas, keluar aroma wangi yang sangat kuat dan segar karena kandungan minyak atsirinya yang melimpah. |
| Susunan Tulang Daun | Memiliki tulang daun menyirip yang terlihat jelas di bagian bawah daun. |
8 Manfaat Bitter Orange Leaf untuk kesehatan.
Minyak atsiri daun Citrus × aurantium kaya akan linalool dan linalil asetat yang dapat berikatan secara alosterik dengan reseptor GABA-A, meningkatkan arus klorida intraseluler. Jalur lain termasuk modulasi reseptor serotonin 5-HT1A dan penurunan aktivitas amigdala melalui stimulasi olfaktori.
Ekstrak daun menghambat aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2 serta iNOS, sehingga menurunkan produksi mediator inflamasi seperti TNF-α, IL-6, NO, dan PGE2. Senyawa flavonoid dan linalool juga memodulasi jalur MAPK/AP-1.
Minyak atsiri daun bersifat lipofil dan merusak integritas membran mikroba, menyebabkan kebocoran ion dan ATP, serta menghambat pembentukan biofilm. Pada Candida albicans, komponen monoterpen juga mengganggu morfogenesis hifa.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Bitter Orange Leaf.
Ekstrak dan daun Bitter Orange (Citrus aurantium) sering digunakan dalam suplemen penurunan berat badan dan peningkat energi karena mengandung senyawa aktif seperti synephrine, octopamine, dan berbagai alkaloid lainnya. Senyawa-senyawa ini memiliki efek stimulan pada sistem saraf simpatis, yang secara struktur kimia mirip dengan efedrin. Akibatnya, konsumsi bitter orange leaf dapat memicu peningkatan denyut jantung (takikardia) dan elevasi tekanan darah sistolik maupun diastolik, yang pada gilirannya meningkatkan beban kerja kardiovaskular secara signifikan. Efek samping sistemik yang sering dilaporkan meliputi sakit kepala parah, kecemasan, palpitasi jantung, serta gangguan pencernaan ringan seperti mual.