Zanthoxylum / Hua Jiao

Zanthoxylum bungeanum
Nama
Zanthoxylum / Hua Jiao
Nama Latin/Ilmiah
Zanthoxylum bungeanum
Famili
Bagian Digunakan
Kulit Buah (perikarp)
Rasa
Pedas, hangat
Nama Lain
Sichuan pepper (Inggris), poivre du Sichuan (Prancis), Szechuanpfeffer (Jerman), hua jiao (China), pimienta de Sichuan (Spanyol).
Asal
China (terutama Sichuan, Yunnan, dan Shaanxi)
Kandungan Utama
Sanshool, minyak atsiri (linalool, limonena), alkaloid, flavonoid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Zanthoxylum / Hua Jiao

Zanthoxylum bungeanum, yang dikenal luas sebagai Hua Jiao atau lada Sichuan, adalah tumbuhan perdu berkayu dari famili Rutaceae yang berasal dari Tiongkok utara dan tengah. Secara botani, ia memiliki duri tajam pada batang dan daun majemuk menyirip, serta buah kapsul kecil berwarna merah kecokelatan yang pecah saat matang, memperlihatkan biji hitam mengilap. Meski kerap disebut "lada", tumbuhan ini sama sekali tidak berkerabat dengan lada sejati (Piper nigrum), melainkan lebih dekat dengan jeruk dalam ordo Sapindales. Seluruh bagian tanaman, terutama buah dan kulit batangnya, mengandung kelenjar minyak atsiri yang menjadi sumber aroma khas dan rasa getir yang membedakannya dari rempah lain.

Baca Lebih Lanjut
Update: 14 Sep 2026 - 15:40:37
 

II. Ciri-ciri Zanthoxylum / Hua Jiao

Tanaman ini asli dari China dan tumbuh subur di wilayah pegunungan yang sejuk dengan sinar matahari cukup. Biasanya ditemukan di hutan atau lereng bukit dengan drainase tanah yang baik dan tidak terlalu suka tanah yang terlalu basah. Karakteristik/ciri-ciri Zanthoxylum / Hua Jiao (Zanthoxylum bungeanum):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Semak atau pohon kecil yang menggugurkan daun, tingginya bisa mencapai 3-7 meter.
Batang Batangnya punya duri-duri tajam yang khas, kulit batangnya berwarna abu-abu kecokelatan.
Daun Daun majemuk menyirip gasal dengan 5-13 anak daun yang berbentuk bulat telur. Tepinya bergerigi halus dan kalau diterawang di bawah cahaya, bakal kelihatan titik-titik kelenjar minyak transparan.
Bunga Bunganya kecil-kecil, berwarna kuning kehijauan, dan tumbuh berkelompok (cyme) di ujung ranting.
Buah Buahnya berbentuk bulat kecil (folikel) dengan permukaan kasar berbintik-bintik. Saat matang, warnanya berubah jadi merah kecokelatan dan akan pecah terbuka memperlihatkan biji hitam mengkilap di dalamnya.
Aroma Seluruh bagian tanaman, terutama buahnya, punya aroma sitrus yang sangat kuat dan bikin lidah terasa kebas (mati rasa) kalau dikonsumsi.

III. Manfaat Zanthoxylum / Hua Jiao

6 Manfaat Zanthoxylum / Hua Jiao untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan analgesik pada nyeri/inflamasi sendi

    Hidroksi-α-sanshool dan hidroksi-β-sanshool bekerja pada reseptor TRPV1/TRPA1 sehingga menimbulkan desensitisasi nosiseptor; ekstrak juga menghambat fosforilasi IκB, transaktivasi NF-κB, ekspresi COX-2/iNOS, serta produk hilir seperti TNF-α, IL-1β, dan PGE2.

    Senyawa Aktif: hidroksi-α-sanshool, hidroksi-β-sanshool, Quercitrin, Linalool
    Tampilkan
  2. Gastroprotektif / tukak lambung

    Meningkatkan pertahanan mukosa melalui stimulasi produksi PGE2 dan lendir; menekan peroksidasi lipid (menurunkan MDA), meningkatkan SOD/GPx; menghambat NF-κB dan sitokin inflamasi di mukosa lambung; komponen terpenoid juga berkontribusi pada efek karminatif dan relaksasi otot polos saluran cerna.

    Senyawa Aktif: hidroksi-α-sanshool, β-Sitosterol, Limonen
    Tampilkan
  3. Antimikroba / antibakteri topikal

    Terpenoid minyak atsiri merusak integritas membran sel bakteri dengan meningkatkan permeabilitas dan menyebabkan kebocoran ion serta disipasi gradien proton; alkilamida dapat mengganggu formasi biofilm dan komunikasi sel mikroba.

    Senyawa Aktif: Linalool, Limonen, Sabinene
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Zanthoxylum / Hua Jiao

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Zanthoxylum / Hua Jiao.

  1. Hydroxy-α-sanshool

    Golongan: Alkilamida (amida asam lemak tak jenuh)
    Bagian Tanaman: Perikarp/kulit buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Stimulasi TRPA1/TRPV1; Sensasi Kesemutan, Modulasi Nyeri, Dan Efek Prokinetik/gastroprotektif Pada Model Hewan. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  2. Hydroxy-β-sanshool

    Golongan: Alkilamida (amida asam lemak tak jenuh)
    Bagian Tanaman: Perikarp/kulit buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Neuro-modulator Perifer; Berpotensi Sebagai Analgesik Dan Pereda Sensasi Baal Pada Studi Preklinis. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  3. Golongan: Monoterpenoid (minyak atsiri)
    Bagian Tanaman: Perikarp/kulit buah (minyak atsiri)
    Aktivitas Farmakologis:
    Sedatif-ansiolitik, Antiinflamasi, Analgesik, Dan Antimikroba Pada Uji In Vitro/in Vivo; Beberapa Studi Kecil Pada Manusia Mendukung Efek Relaksasi, Tetapi Bukti Klinis Masih Terbatas..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Zanthoxylum / Hua Jiao

Interaksi & Kontraindikasi Zanthoxylum / Hua Jiao dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan kulinari normal sebagai bumbu masakan

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Umumnya aman pada dosis kecil sebagai bumbu. Hindari jika memiliki alergi terhadap Zanthoxylum/Rutaceae. Referensi: Front Pharmacol. 2017;8:742.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Lansia tanpa komorbid dan tidak mengonsumsi obat indeks terapi sempit

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Dosis kulinari umumnya aman. Dosis terapi herbal perlu pengawasan karena data keamanan spesifik pada lansia terbatas. Referensi: Front Pharmacol. 2017;8:742.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Interaksi dengan obat umum tanpa indeks terapi sempit (mis. parasetamol, vitamin)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Tidak ada laporan interaksi klinis signifikan pada dosis kulinari. Tetap konsultasikan jika menggunakan ekstrak dosis tinggi. Referensi: Front Pharmacol. 2017;8:742.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+16)

VI. Efek Samping Zanthoxylum / Hua Jiao

Zanthoxylum bungeanum, yang dikenal sebagai Hua Jiao atau merica Sichuan, umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan. Namun, konsumsi dalam dosis tinggi atau bentuk ekstrak pekat dapat menimbulkan berbagai efek samping gastrointestinal. Senyawa aktif utama seperti hydroxy-alpha-sanshool dapat memicu iritasi pada mukosa lambung, menyebabkan gejala seperti mual, muntah, nyeri epigastrik, dan diare akut pada individu yang sensitif.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Zanthoxylum / Hua Jiao

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Zanthoxylum / Hua Jiao.

Apa itu Hua Jiao (Zanthoxylum bungeanum) dan apa senyawa aktif utamanya?
Hua Jiao adalah rempah dari pericarp buah Zanthoxylum bungeanum (Rutaceae), dikenal sebagai Sichuan pepper. Senyawa aktif utamanya meliputi sanshool (hydroxy-alpha-sanshool, hydroxy-beta-sanshool), alkylamide, minyak atsiri (limonen, linalool), flavonoid, dan kumarin. Sanshool menimbulkan sensasi kesemutan/mati rasa dengan mengaktifkan TRPA1/TRPV1 dan menghambat kanal kalium dua-pori. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci; Bautista et al., 2008, Nature Neuroscience).
Bagaimana cara aman mengonsumsi Hua Jiao sehari-hari?
Untuk penggunaan sehari-hari, Hua Jiao sebaiknya dipakai sebagai bumbu masak dalam jumlah kecil sesuai selera, bukan sebagai suplemen dosis besar. Penggunaan kuliner umumnya dianggap aman berdasarkan riwayat konsumsi pangan, tetapi bukti klinis untuk dosis tinggi atau jangka panjang masih terbatas. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci).
Apakah Hua Jiao dapat digunakan sebagai obat?
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Hua Jiao digunakan untuk nyeri, gangguan pencernaan, dan antiparasit, dengan dosis umum 3–6 g dalam dekok. Namun, sebagian besar bukti farmakologis masih berasal dari studi in vitro dan hewan, sehingga penggunaannya sebagai obat harus dengan pengawasan tenaga kesehatan dan tidak menggantikan terapi medis. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci; Chinese Pharmacopoeia Commission, 2020).
Apa efek samping Hua Jiao?
Efek samping yang paling umum adalah sensasi kesemutan, mati rasa, dan terbakar di mulut. Pada sebagian orang dapat terjadi iritasi gastrointestinal, mual, reaksi alergi, serta dermatitis kontak setelah pemakaian topikal. Reaksi anafilaksis jarang dilaporkan. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci).
Apakah Hua Jiao aman untuk bayi dan anak?
Hua Jiao tidak direkomendasikan untuk bayi. Pada anak, penggunaan kuliner dalam jumlah sangat kecil mungkin tidak berbahaya, tetapi sensasi kesemutan dan risiko alergi membuatnya tidak ideal. Dosis obat untuk anak tidak tervalidasi, sehingga sebaiknya dihindari tanpa anjuran dokter. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci).
Apakah Hua Jiao aman untuk ibu hamil?
Penggunaan kuliner dalam jumlah kecil umumnya dianggap tidak berisiko, tetapi dosis obat atau suplemen sebaiknya dihindari karena data keamanan pada kehamilan belum memadai. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci).
Apakah Hua Jiao aman untuk ibu menyusui?
Belum ada cukup data untuk memastikan keamanan Hua Jiao dosis obat selama menyusui. Penggunaan kuliner dalam jumlah kecil kemungkinan tidak menjadi masalah, tetapi suplemen atau dosis terapeutik sebaiknya dihindari tanpa konsultasi tenaga kesehatan. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci).
Apakah Hua Jiao berinteraksi dengan obat-obatan?
Interaksi obat pada manusia belum banyak terdokumentasi. Karena mengandung kumarin dan senyawa aktif lain, secara teoretis dapat berinteraksi dengan antikoagulan/antiplatelet atau memengaruhi enzim CYP450, terutama pada dosis obat. Pengguna obat warfarin, antiplatelet, atau obat dengan indeks terapi sempit sebaiknya berkonsultasi sebelum memakai Hua Jiao dosis tinggi. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci).
Apa manfaat kesehatan Hua Jiao yang didukung bukti?
Studi in vitro dan hewan menunjukkan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, analgesik, dan insektisida dari ekstrak Zanthoxylum bungeanum. Namun, bukti uji klinis pada manusia masih sangat terbatas, sehingga manfaat kesehatan tersebut belum dapat dijadikan dasar pengobatan mandiri. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci).
Apakah minyak Hua Jiao aman untuk pemakaian topikal?
Minyak esensial Hua Jiao tidak boleh digunakan langsung pada kulit karena dapat menyebabkan iritasi, sensasi terbakar, dan dermatitis kontak. Pemakaian topikal harus diencerkan dan diuji pada area kecil, serta dihindari pada bayi, anak kecil, dan area sensitif. (Zhang et al., 2017, Int J Mol Sci).

Taraxacum / Pu Gong Ying

Taraxacum mongolicum

Cibotium / Gou Ji

Cibotium barometz

Cari: