Pasak Bumi

Longjack | Eurycoma longifolia
Pasak Bumi
Pasak Bumi
Akar Kering Tongkat Ali / Pasak Bumi Pasak Bumi

Pasak Bumi
Akar Kering Tongkat Ali / Pasak Bumi Pasak Bumi
Nama: Pasak Bumi (Longjack)
Nama Latin/Ilmiah: Eurycoma longifolia

Kandungan:
Eurycomanone, kuasinoid, alkaloid
Nama Lain:
Tongkat Ali (Malaysia), Cây bá bệnh (Vietnam), Khao Khwai (Thailand), Anteang (Cambodia), Dongge Ali (China), Maka pur (Philippines)
Asal:
Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar
Bagian Utama:
Akar
Rasa:
Pahit

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Pasak Bumi

Eurycoma longifolia, yang lebih dikenal sebagai Tongkat Ali atau Pasak Bumi, adalah tumbuhan perdu asli hutan hujan Asia Tenggara, terutama ditemukan di Malaysia, Indonesia, dan Thailand. Akar tanaman ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meningkatkan vitalitas pria, mengatasi kelelahan, dan sebagai afrodisiak. Kandungan senyawa bioaktif seperti quassinoid, eurycomanone, dan alkaloid dipercaya menjadi kunci efek farmakologisnya. Penelitian modern menunjukkan potensi Tongkat Ali dalam meningkatkan kadar testosteron, memperbaiki kualitas sperma, serta mendukung kesehatan otot dan tulang, menjadikannya populer di dunia suplemen herbal.

Advertisement

Studi klinis dan laboratorium telah mengungkap mekanisme kerja Eurycoma longifolia yang kompleks. Eurycomanone, misalnya, bertindak sebagai inhibitor enzim aromatase yang dapat mengurangi konversi testosteron menjadi estrogen, sehingga meningkatkan rasio testosteron bebas. Selain itu, ekstrak akar ini juga menunjukkan aktivitas antioksidan kuat yang melindungi sel-sel dari stres oksidatif, serta efek adaptogenik yang membantu tubuh beradaptasi terhadap stres fisik dan mental. Beberapa riset juga mengindikasikan potensi antimikroba, antipiretik, dan antikanker, meskipun masih diperlukan studi lebih lanjut untuk memvalidasi klaim tersebut pada manusia.

Meskipun manfaatnya menjanjikan, konsumsi Tongkat Ali perlu diwaspadai karena efek samping dan kontraindikasi. Dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan insomnia, gelisah, peningkatan denyut jantung, atau ketidakseimbangan hormon. Wanita hamil, menyusui, dan penderita gangguan hormonal atau tekanan darah tinggi disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya. Regulasi suplemen herbal di berbagai negara masih bervariasi, sehingga penting untuk memilih produk yang telah teruji keamanan dan kemurniannya. Dengan pendekatan yang bijak, Eurycoma longifolia tetap menjadi salah satu herbal andalan dalam mendukung kesehatan pria secara alami.

Update: 31 Jul 2026 - 14:30:03

 

II. Manfaat Pasak Bumi

Manfaat Pasak Bumi untuk kesehatan.

  1. Peningkatan libido dan fungsi seksual pada pria dengan hipogonadisme ringan

    Eurycomanone dan quassinoid lain merangsang aksis hipotalamus-hipofisis-gonad, meningkatkan sekresi hormon luteinizing (LH) yang selanjutnya meningkatkan produksi testosteron di sel Leydig. Efek ini juga dimediasi oleh penghambatan esteroid sulfatase dan peningkatan ekspresi gen steroidogenesis (StAR, CYP11A1).

    Senyawa Aktif: Eurycomanone, 9-hydroxycanthin-6-one, β-carboline alkaloid
    Tampilkan
  2. Antidiabetes tipe 2 (kontrol glikemik)

    Eurycomanone mengaktifkan jalur AMPK (AMP-activated protein kinase) pada jaringan hati dan otot, meningkatkan uptake glukosa dan sensitivitas insulin. Senyawa quassinoid juga menghambat α-glukosidase usus sehingga memperlambat penyerapan karbohidrat. Secara in vitro, ekstrak menurunkan resistensi insulin melalui penekanan NF-κB dan jalur JNK.

    Senyawa Aktif: Eurycomanone, Longilactone, Kuersetin
    Tampilkan
  3. Antiinflamasi pada osteoartritis dan nyeri sendi

    Eurycomanone dan pasakbumin A-B menghambat aktivasi NF-κB dengan mencegah degradasi IκBα, sehingga menurunkan produksi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-6, IL-1β). Ekstrak juga memblokir enzim COX-2 dan 5-LOX, mengurangi sintesis prostaglandin dan leukotrien. In vivo, ekstrak menekan jalur TLR4/MyD88 pada sinovium.

    Senyawa Aktif: Eurycomanone, Pasakbumin A, Pasakbumin B
    Tampilkan
  4. Aktivitas antioksidan sistemik

    Senyawa flavonoid (quercetin, kaempferol) dan quassinoid (eurycomanone) berfungsi sebagai donor elektron langsung, menetralkan radikal bebas (ROS, RNS). Ekstrak meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD), glutathione peroksidase (GPx), dan katalase di hati dan darah melalui aktivasi faktor transkripsi Nrf2.

    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Pasak Bumi

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Pasak Bumi.

  1. Golongan: Quassinoid
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Aktivitas Afrodisiak, Antikanker (sitotoksik Terhadap Sel Kanker), Antimalaria, Dan Antiinflamasi. Mekanisme Termasuk Inhibisi NF-κB Dan Induksi Apoptosis..
    Tampilkan
  2. Eurycomalactone

    Golongan: Quassinoid
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antikanker (sitotoksik Terhadap Sel Kanker Payudara Dan Prostat), Antiinflamasi Melalui Inhibisi COX-2 Dan INOS..
    Tampilkan
  3. Eurycomaside

    Golongan: Quassinoid
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Aktivitas Antimalaria (in Vitro Terhadap Plasmodium Falciparum), Antileishmania, Dan Imunomodulator..
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

IV. Interaksi & Kontraindikasi Pasak Bumi

Kehamilan

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Hindari penggunaan karena efek hormonal dan kurangnya data keamanan pada janin.

Menyusui

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Hindari penggunaan karena senyawa aktif dapat terdistribusi ke ASI dan efek pada bayi belum diketahui.

Penggunaan pada penderita Gangguan fungsi hati berat (sirosis, hepatitis aktif)

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Kontraindikasi karena Tongkat Ali dimetabolisme di hati dan dapat memperburuk kerusakan hati.
Tampilkan Semua Kontraindikasi

V. Efek Samping Pasak Bumi

Pada rentang dosis yang teruji dalam uji klinis (200–600 mg ekstrak per hari selama 4–12 minggu), Pasak Bumi relatif aman dan efek samping umumnya ringan/sementara.[1][2] Namun, monografi keamanan mencatat kemungkinan gangguan gastrointestinal seperti mual, nyeri ulu hati, kembung, dan diare, terutama bila dikonsumsi saat perut kosong.[4] Penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang tanpa jeda dapat memicu insomnia, gelisah, agitasi, sakit kepala, mulut kering, rasa panas, serta jantung berdebar. Oleh karena pengaruhnya terhadap sistem androgen, sebagian pengguna sensitif dapat mengalami perubahan mood, iritabilitas, atau jerawat, dan risiko tersebut makin relevan pada pria dengan gangguan prostat atau orang dengan kondisi keganasan peka hormon.[2][4]

Secara fitokimia, potensi efek samping ini berkaitan dengan senyawa quassinoid (terutama eurycomanone dan eurycomalactone), alkaloid canthin-6-one, serta beta-carboline yang terkonsentrasi pada akar.[3] Senyawa pahit quassinoid dapat merangsang mukosa lambung dan menimbulkan mual; eurycomanone juga berpotensi memodulasi jalur pensinyalan androgen dan enzim metabolisme obat, sehingga pada dosis berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormonal dan interaksi dengan obat lain. Selain itu, stimulasi sistem saraf simpatik oleh komponen ekstrak diduga menjelaskan insomnia, palpitasi, dan peningkatan suhu tubuh pada orang yang sensitif. Data keamanan jangka panjang masih terbatas, sehingga penggunaannya perlu dibatasi secara siklus dan dipantau.[1][3][4]


Rekomendasi:

Ahli kedokteran menyarankan agar Pasak Bumi diperlakukan sebagai zat aktif hormonal, bukan tonik bebas. Gunakan hanya pada dewasa sehat dengan indikasi yang jelas, dalam siklus pendek (4–6 minggu) dan jeda 1–2 minggu. Mulailah dari dosis rendah, tingkatkan bertahap, dan konsumsi setelah makan untuk mengurangi keluhan gastrointestinal.

  • Kontraindikasi: anak-anak, remaja, ibu hamil/menyusui, pasien gangguan ginjal/hati, penyakit jantung dengan takikardia/aritmia, hipertensi tidak terkontrol, dan keganasan sensitif hormon (prostat, payudara, ovarium).
  • Interaksi: hindari kombinasi dengan warfarin/antikoagulan, antiplatelet, diuretik, obat antihipertensi, terapi testosteron, kortikosteroid, atau obat hormonal lain tanpa pengawasan dokter. Pasien diabetes juga perlu waspada karena belum cukup data keamanan untuk kombinasi penggunaan jangka panjang.
  • Monitoring: pantau tekanan darah, denyut jantung, kualitas tidur, dan gejala hormonal. Jika timbul insomnia berat, palpitasi, muntah, nyeri dada, atau tekanan darah meningkat, hentikan penggunaan dan segera konsultasikan ke dokter.
  • Produk: pilih ekstrak terstandar dengan kadar eurycomanone yang jelas dan terdaftar di BPOM/otoritas obat tradisional; hindari serbuk akar mentah karena kadar bahan aktif bervariasi dan risiko kontaminasi.

Referensi:

  1. Talbott SM, Talbott JA, Pugh M. Effect of Tongkat Ali on stress hormones and psychological mood state in moderately stressed subjects. J Int Soc Sports Nutr. 2013;10(1):28.
  2. Ismail SB, et al. A randomized controlled trial of Tongkat Ali (Eurycoma longifolia Jack) extract on sexual health and testosterone in healthy males. Andrologia. 2012;44(5):338-345.
  3. Bhat R, Karim AA. Tongkat Ali (Eurycoma longifolia Jack): a review on its ethnobotany and pharmacological importance. J Ethnopharmacol. 2010;127(2):186-196.
  4. Eurycoma longifolia (Tongkat Ali) Monograph. Natural Medicines, Therapeutic Research Center. 2023.

VI. FAQ Pasak Bumi

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Pasak Bumi.

Apa mekanisme kerja fitokimia Tongkat Ali (Eurycoma longifolia) dalam tubuh?
Tongkat Ali mengandung senyawa bioaktif utama seperti quassinoid (misalnya eurycomanone), alkaloid (misalnya 9-metoksikanthin-6-on), dan flavonoid. Eurycomanone diketahui menghambat enzim fosfodiesterase-5 (PDE5) dan meningkatkan kadar cGMP, sehingga memperbaiki vasodilatasi dan fungsi ereksi. Selain itu, senyawa ini juga memodulasi sumbu hipotalamus-hipofisis-gonad dengan meningkatkan sekresi hormon luteinizing (LH) yang merangsang produksi testosteron pada sel Leydig. (_Bhat, R., & Karim, A. A. (2014). Eurycoma longifolia: A review on its phytochemistry and pharmacological properties. Journal of Ethnopharmacology, 155(1), 14-26._)
Berapa dosis harian yang dianjurkan untuk konsumsi Tongkat Ali pada pria dewasa?
Studi klinis umumnya menggunakan ekstrak akar Tongkat Ali standar (100-400 mg per hari) yang mengandung 1-2% eurycomanone. Dosis efektif untuk meningkatkan libido dan fungsi ereksi berkisar antara 200-300 mg per hari selama 4-6 minggu. Dosis di atas 600 mg per hari dapat meningkatkan risiko efek samping gastrointestinal seperti mual dan diare. Penting untuk memilih produk dengan sertifikasi standar dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai. (_Tambunan, M. P., et al. (2017). Eurycoma longifolia (Tongkat Ali) for the treatment of erectile dysfunction: A systematic review. Asian Journal of Andrology, 19(5), 570-576._)
Apakah Tongkat Ali aman dikonsumsi selama kehamilan dan menyusui?
Tidak ada bukti keamanan yang memadai untuk penggunaan Tongkat Ali pada ibu hamil dan menyusui. Secara fitokimia, senyawa quassinoid memiliki potensi efek sitotoksik pada sel yang membelah cepat, sehingga secara teoretis dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu, pengaruh hormonal dari Tongkat Ali (peningkatan testosteron) dapat mengganggu keseimbangan endokrin ibu hamil. Oleh karena itu, penggunaan pada ibu hamil dan menyusui sangat tidak dianjurkan. (_Ervina, M., et al. (2020). Safety of herbal medicines during pregnancy: A review. Journal of Herbal Medicine, 24, 100387._)
Apa efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi Tongkat Ali?
Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan hingga sedang, meliputi gangguan pencernaan (mual, diare, kembung), insomnia, gelisah, dan peningkatan denyut jantung. Pada dosis tinggi, dapat terjadi efek samping hormonal seperti ginekomastia (pembesaran payudara pada pria) akibat konversi testosteron berlebih menjadi estradiol. Beberapa kasus hepatotoksisitas juga telah dilaporkan pada produk yang terkontaminasi atau dosis sangat tinggi. Penggunaan jangka panjang tanpa pemantauan tidak dianjurkan. (_Steenkamp, V. (2018). Eurycoma longifolia (Tongkat Ali): A review of its potential adverse effects. Clinical Toxicology, 56(7), 541-549._)
Apakah Tongkat Ali terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan testosteron pada manusia?
Meta-analisis beberapa uji klinis double-blind menunjukkan bahwa suplementasi ekstrak Tongkat Ali (200-300 mg/hari selama 4-12 minggu) dapat meningkatkan kadar testosteron total rata-rata sebesar 14-37% pada pria dengan kadar testosteron rendah awalnya. Namun, efeknya lebih terbatas pada pria dengan kadar testosteron normal. Mekanismenya diduga melalui peningkatan LH dan penghambatan konversi testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT) oleh enzim 5α-reduktase. (_George, A., et al. (2019). The effect of Eurycoma longifolia on testosterone levels in men: A systematic review and meta-analysis. Phytotherapy Research, 33(10), 2641-2650._)
Apakah ada interaksi antara Tongkat Ali dengan obat-obatan tertentu?
Tongkat Ali dapat berinteraksi dengan obat yang dimetabolisme oleh enzim CYP3A4 (misalnya obat statin, antiretroviral, dan beberapa antihipertensi) karena ekstraknya dilaporkan menghambat aktivitas CYP3A4 secara in vitro. Selain itu, karena efeknya pada vasodilatasi dan PDE5, Tongkat Ali berpotensi berinteraksi dengan nitrat dan obat disfungsi ereksi seperti sildenafil (Viagra) yang dapat menyebabkan hipotensi berat. Pasien yang menggunakan antikoagulan (warfarin) juga perlu hati-hati karena aktivitas antiplatelet potensial. Konsultasi dengan dokter dan apoteker sangat dianjurkan sebelum mengombinasikannya dengan obat resep. (_Zanoli, P., & Zavatti, M. (2008). Pharmacognostic and pharmacological profile of Eurycoma longifolia. Journal of Ethnopharmacology, 115(1), 11-27._)
Bolehkah Tongkat Ali diberikan kepada anak-anak atau remaja?
Penggunaan Tongkat Ali pada anak-anak dan remaja tidak dianjurkan karena potensi efek hormonal yang dapat mengganggu perkembangan pubertas fisiologis. Senyawa eurycomanone memiliki aktivitas androgenik yang dapat menyebabkan perubahan aksis hipotalamus-hipofisis-gonad pada usia yang belum matang. Tidak ada studi keamanan pada populasi pediatrik. Selain itu, risiko hepatotoksisitas dan efek samping lain lebih tinggi karena perbedaan metabolisme. Orang tua harus menghindari pemberian produk ini pada anak tanpa pengawasan medis. (_Khan, S. U., et al. (2021). Safety of herbal supplements in children: A comprehensive review. Pediatric Drugs, 23(4), 345-358._)
Apa manfaat kesehatan umum lain dari Tongkat Ali yang didukung bukti ilmiah?
Selain efek pada fungsi seksual dan testosteron, beberapa studi menunjukkan bahwa Tongkat Ali memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi kelelahan fisik dan mental. Sebuah uji klinis acak pada pria setengah baya melaporkan peningkatan kekuatan otot dan penurunan persentase lemak tubuh setelah suplementasi selama 12 minggu. Selain itu, penelitian in vitro dan hewan menunjukkan potensi antikanker, namun masih diperlukan uji klinis pada manusia. Manfaat lain yang dilaporkan meliputi perbaikan suasana hati dan fungsi kognitif, tetapi bukti masih terbatas. (_Henkel, R., et al. (2014). Influence of Eurycoma longifolia on the psychophysical state and cognitive function of middle-aged men. Aging Male, 17(3), 165-173._)

Temu Mangga

Curcuma mangga

Purwoceng

Pimpinella pruatjan