Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplementasi Ekstrak Akar Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) terhadap Kadar Testosteron dan Fungsi Seksual pada Pria dengan Hipogonadisme: Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    60 pria berusia 40-65 tahun dengan kadar testosteron total <300 ng/dL
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak akar Eurycoma longifolia terstandar 300 mg/hari dalam dua kapsul terbagi, selama 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak Eurycoma longifolia 300 mg per hari selama 12 minggu meningkatkan kadar testosteron total dan skor domain fungsi ereksi secara signifikan dibandingkan plasebo. Tidak terjadi perubahan signifikan pada PSA atau fungsi hati sehingga profil keamanan awal tergolong baik.
  2. Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) untuk Kesehatan Reproduksi Pria: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Riset Acak Terkontrol

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    10 RCT dengan total 873 pria subur, subfertil, dan hipogonad
    Dosis/Durasi:
    300-600 mg/hari, durasi 8-16 minggu; sebagian besar studi menggunakan ekstrak air atau etanol terstandardisasi.
    Temuan:
    Meta-analisis efek acak menunjukkan peningkatan kadar testosteron total dan motilitas sperma yang signifikan pada kelompok yang menerima Eurycoma longifolia. Namun, efek pada konsentrasi sperma dan FSH tidak konsisten, dan kualitas bukti sedang hingga rendah.
  3. Pengaruh Ekstrak Air Akar Eurycoma longifolia terhadap Kualitas Sperma pada Pria dengan Oligozoospermia Ringan

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    120 pria subfertil berusia 25-45 tahun dengan konsentrasi sperma 10-15 juta/mL
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak air akar Eurycoma longifolia 200 mg dua kali sehari (total 400 mg/hari) selama 16 minggu.
    Temuan:
    Pemberian 400 mg ekstrak per hari selama 4 bulan meningkatkan jumlah sperma dan motilitas progresif secara bermakna dibandingkan plasebo. Tidak ada perbedaan signifikan dalam volume semen dan kadar prolaktin antar kelompok.
  4. Aktivitas Anti Kelelahan dan Peningkatan Glikogen Otot oleh Ekstrak Eurycoma longifolia pada Mencit yang Dipaksa Berenang

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    40 mencit jantan galur ICR berusia 8 minggu (bobot 25-35 g)
    Dosis/Durasi:
    Dosis 50, 100, dan 200 mg/kg berat badan per oral sekali sehari selama 28 hari.
    Temuan:
    Ekstrak Eurycoma longifolia meningkatkan waktu renang sampai lelah secara signifikan serta menurunkan kadar laktat dan ureum darah. Kandungan glikogen otot juga meningkat, menunjukkan efek anti-kelelahan yang berkaitan dengan peningkatan metabolisme energi.
  5. Ekstrak Eurycoma longifolia Memperbaiki Spermatogenesis dan Status Antioksidan pada Tikus yang Mengalami Stres Oksidatif Akibat Paraquat

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    32 tikus jantan Sprague-Dawley berusia 10-12 minggu (bobot 200-250 g)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 70% dosis 100, 200, dan 300 mg/kg/hari secara oral selama 14 hari; kelompok kontrol menerima paraquat.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak etanol 70% Eurycoma longifolia 200 dan 300 mg/kg memperbaiki jumlah sel spermatogenik dan meningkatkan ekspresi superoksida dismutase serta katalase di testis. Kerusakan histologis tubulus seminiferus akibat paraquat berkurang secara signifikan.
  6. Peran Eurycoma longifolia dalam Meringankan Gejala Andropause pada Pria Lanjut Usia: Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2025
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    7 studi klinis (5 RCT, 2 studi sebelum-sesudah) dengan total 510 pria berusia 50-70 tahun
    Dosis/Durasi:
    150-600 mg/hari ekstrak akar terstandar, durasi 4-24 minggu.
    Temuan:
    Secara keseluruhan, Eurycoma longifolia menunjukkan efek positif terhadap gejala Aging Male Syndrome dan kadar testosteron bebas pada pria lanjut usia. Namun, durasi tindak lanjut yang pendek dan variasi dosis membatasi rekomendasi klinis yang kuat.
  7. Efek Kombinasi Latihan Fisik dan Ekstrak Eurycoma longifolia terhadap Komposisi Tubuh dan Kekuatan Otot pada Pria Kelebihan Berat Badan

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    80 pria overweight (BMI 25-30 kg/m²) berusia 35-55 tahun yang tidak terlatih
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak terstandardisasi 300 mg sekali sehari di pagi hari, selama 12 minggu; kedua kelompok menjalani latihan aerobik 3 kali per minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Eurycoma longifolia selama 12 minggu disertai program jalan cepat meningkatkan massa otot tanpa lemak dan kekuatan genggam tangan secara signifikan dibandingkan plasebo. Massa lemak dan lingkar pinggang juga menurun lebih besar pada kelompok perlakuan.

Advertisement


Cari: