Advertisement
Saltbush, atau old man saltbush, adalah semak perenial dari famili Amaranthaceae (dahulu Chenopodiaceae) dengan nama ilmiah Atriplex nummularia. Tumbuhan ini berasal dari wilayah kering dan semi-kering Australia, tempatnya beradaptasi pada tanah salin, liat, dan dataran banjir. Daunnya membulat hingga agak oval, berwarna keperakan karena tertutup struktur kecil penyimpan garam, dan tajuknya dapat mencapai tinggi sekitar 2–3 meter. Karena penampilan berbulu keabu-abuan itulah ia dijuluki “old man saltbush”.
Tanaman tangguh yang asalnya dari Australia. Dia jago banget bertahan di tanah yang asin (salin) atau kering. Sering ditemui di lahan gersang dan tanah yang terdegradasi karena toleransinya yang tinggi terhadap kadar garam. Karakteristik/ciri-ciri Saltbush (Atriplex nummularia):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Bentuk Tumbuhan | Semak berkayu yang bisa tumbuh cukup tinggi, seringkali terlihat rimbun dan melebar. |
| Daun |
|
| Bunga |
|
| Buah |
|
| Akar | Sistem perakaran yang sangat dalam dan kuat, memungkinkan tanaman menyerap air di kedalaman tanah yang sulit dijangkau tumbuhan lain. |
8 Manfaat Saltbush untuk kesehatan.
Senyawa fenolik dan flavonoid menangkap radikal bebas (DPPH, ABTS), meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, CAT, GPx) melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE, serta menurunkan MDA dan peroksidasi lipid.
Flavonoid dan tanin mengganggu membran sitoplasma, menghambat sintesis dinding sel, dan menghambat DNA gyrase; saponin meningkatkan permeabilitas membran bakteri.
Menghambat α-amilase dan α-glukosidase, meningkatkan sensitivitas insulin via AMPK/PPARγ, melindungi sel β pankreas dari stres oksidatif, dan meningkatkan translokasi GLUT4.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Saltbush.
Saltbush (Atriplex nummularia) adalah tanaman halofit yang dikenal memiliki akumulasi garam dan mineral yang sangat tinggi di dalam jaringan daunnya. Konsumsi tanaman ini, terutama dalam jumlah besar atau tanpa pengolahan yang tepat, dapat menimbulkan efek samping utama berupa ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Tingginya kandungan natrium (sodium) dapat memicu peningkatan tekanan darah (hipertensi) akut serta memberikan beban tambahan pada sistem kardiovaskular, yang berisiko bagi individu dengan kondisi hipertensi kronis atau penyakit jantung bawaan.