Advertisement
Osha Root atau Ligusticum porteri merupakan tumbuhan herbal abadi yang termasuk dalam famili Apiaceae, berasal dari pegunungan Rocky dan daerah dataran tinggi Amerika Utara bagian barat. Tumbuhan ini sering disebut sebagai "akar beruang" karena beruang diketahui menggali akarnya untuk dikonsumsi setelah hibernasi. Secara morfologi, Ligusticum porteri memiliki daun yang mirip peterseli, batang yang kokoh, serta bunga majemuk berwarna putih atau kekuningan. Akarnya yang tebal, beraroma kuat seperti seledri atau kamper, menjadi bagian yang paling bernilai dalam pengobatan tradisional.
Osha ini biasanya tumbuh subur di area pegunungan yang sejuk, terutama di kawasan Rocky Mountains, Amerika Utara. Dia suka tempat dengan tanah yang kaya nutrisi, lembap, dan punya drainase bagus, biasanya ditemukan di padang rumput pegunungan atau tepian hutan. Karakteristik/ciri-ciri Osha Root (Ligusticum porteri):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Bagian paling ikonik, akarnya tebal, berserat, dan punya kulit luar berwarna cokelat gelap yang keriput. Kalau dipotong, bagian dalamnya kelihatan kekuningan dan punya aroma khas yang sangat tajam, mirip perpaduan seledri dan rempah. |
| Daun | Bentuk daunnya mirip banget sama daun seledri atau peterseli tapi versi lebih besar dan rimbun, dengan tekstur yang halus dan berwarna hijau tua. |
| Batang | Batangnya tegak, bisa tumbuh cukup tinggi (sekitar 0,5 sampai 1 meter), berongga, dan punya percabangan yang simetris. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil, berwarna putih bersih, dan berkelompok membentuk payung besar yang disebut 'umbel'. Mekar biasanya di musim panas. |
| Ukuran Keseluruhan | Tanaman ini tipe herba menahun yang tumbuh membentuk rumpun, tingginya bisa mencapai 1 meter saat sudah dewasa. |
7 Manfaat Osha Root untuk kesehatan.
Z-ligustilide dan monoterpena diduga menghambat sekresi mukus berlebih serta menekan inflamasi saluran napas melalui penghambatan NF-κB dan pelepasan TNF-α. Efek antimikroba terhadap patogen respiratorik menunjang penggunaan tradisional.
Terpena dan ftalida lipofilik berinteraksi dengan membran lipid bakteri/jamur, menyebabkan kebocoran ion dan gangguan respirasi sel; Z-ligustilide juga menghambat pertumbuhan bakteri Gram-positif pada konsentrasi minimum tertentu.
Ftalida seperti Z-ligustilide dan asam ferulat menurunkan ekspresi COX-2 dan produksi PGE2, menghambat aktivasi NF-κB, serta menurunkan mediator inflamasi iNOS/NO dalam sel yang terstimulasi lipopolisakarida.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Osha Root.
Interaksi & Kontraindikasi Osha Root dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Osha root (Ligusticum porteri) adalah tanaman herbal tradisional yang sering digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan, namun penggunaannya tidak lepas dari risiko efek samping. Secara farmakologis, osha mengandung berbagai senyawa aktif seperti lakton dan minyak atsiri yang dapat memicu kontraksi otot polos, termasuk uterus. Oleh karena itu, efek samping yang paling berbahaya dari konsumsi osha adalah potensinya sebagai abortifasien, yang dapat menyebabkan keguguran atau kontraksi uterus prematur pada wanita hamil. Selain itu, pada beberapa individu, penggunaan tanaman ini dapat memicu reaksi alergi dermal atau kontak dermatitis, terutama saat penanganan akar segarnya akibat kandungan senyawa furanokoumarin atau senyawa iritatif lainnya.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Osha Root.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Osha Root.