Sampel:
150 artikel ilmiah dari PubMed, Scopus, dan Web of Science
Dosis/Durasi:
Tidak berlaku (ulasan sistematis)
Temuan:
Ligusticum porteri mengandung phthalides, terpenoid, dan fenolat yang berkhasiat anti-inflamasi, antimikroba, dan antivirus. Namun, bukti klinis pada manusia masih sangat terbatas.