Kachnar

Bauhinia variegata
Nama
Kachnar
Nama Latin/Ilmiah
Bauhinia variegata
Famili
Bagian Digunakan
Bunga, Kuncup Bunga, Daun Muda, dan Polong Muda
Rasa
Kashaya (sepat), Tikta (pahit)
Nama Lain
Kachnar (India), Koiralo (Nepal), orchid tree (Inggris), mountain ebony (Amerika Serikat), pata de vaca (Brasil)
Asal
India, Nepal, Pakistan, Bangladesh, Myanmar, Vietnam, dan Tiongkok selatan.
Kandungan Utama
Flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, glikosida, steroid, dan senyawa fenolik.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kachnar

Kachnar, yang memiliki nama ilmiah Bauhinia variegata, adalah pohon tropis semi-deciduous yang berasal dari anak benua India dan Asia Tenggara. Tanaman ini dikenal luas karena keindahan bunganya yang menyerupai anggrek, dengan kelopak berwarna merah muda, ungu, atau putih, serta daun khas berbentuk hati (bilobed) yang menyerupai jejak kaki hewan berkuku belah. Dalam lanskap perkotaan, Kachnar kerap ditanam sebagai pohon peneduh atau tanaman hias, namun di balik keindahannya tersimpan kekayaan manfaat tradisional yang telah digunakan selama berabad-abad dalam sistem pengobatan Ayurveda dan Unani.

Baca Lebih Lanjut
Update: 03 Sep 2026 - 09:40:13
 

II. Ciri-ciri Kachnar

Kachnar ini asalnya dari Asia Selatan dan Tenggara. Pohon ini suka banget sama iklim tropis sampai subtropis, tahan panas, dan biasanya tumbuh subur di hutan gugur yang agak kering atau di pinggiran hutan. Karakteristik/ciri-ciri Kachnar (Bauhinia variegata):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Pohon Pohon berukuran sedang dengan cabang-cabang yang menyebar dan agak menggantung.
Daun Bentuknya unik banget, mirip jejak kaki sapi atau sayap kupu-kupu yang terbelah di bagian tengahnya.
Bunga Paling cantik pas mekar, bunganya besar dengan 5 kelopak yang warnanya variatif dari pink, ungu, sampai putih, mirip bunga anggrek.
Buah Berbentuk polong panjang yang pipih, warnanya hijau pas muda dan berubah jadi cokelat tua kalau sudah kering/matang.
Kulit Batang Teksturnya agak kasar dengan warna abu-abu kecokelatan.
Akar Sistem perakaran tunggang yang kuat, jadi cukup tangguh menahan guncangan angin.

III. Manfaat Kachnar

8 Manfaat Kachnar untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri sendi (artritis/osteoartritis adjuvan)

    Ekstrak B. variegata menekan sintesis prostaglandin dan sitokin proinflamasi melalui penghambatan COX-2 dan modulasi NF-κB; lupeol serta flavonoid (kuersetin, kaempferol) mengurangi migrasi leukosit, menstabilkan membran lisosom, dan menghambat ekspresi TNF-α, IL-1β, IL-6.

    Senyawa Aktif: Lupeol, Kuersetin, Kaempferol
    Tampilkan
  2. Antidiabetes (adjuvan pengendalian glukosa darah)

    Senyawa flavonoid dan triterpenoid menghambat α-glukosidase dan α-amilase, sehingga memperlambat penyerapan glukosa usus; aktivasi jalur AMPK/PI3K-Akt/GLUT4 meningkatkan uptake glukosa jaringan; efek antioksidan melindungi sel β-pankreas dari stres oksidatif.

    Tampilkan
  3. Antioksidan

    Flavonoid dan asam fenolik menangkal radikal bebas, mendonorkan elektron, dan mengkhelat logam transisi; meningkatkan aktivitas enzim SOD, CAT, dan GPx melalui regulasi jalur Nrf2/Keap1; menghambat peroksidasi lipid dan menurunkan kadar MDA.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Kachnar

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kachnar.

  1. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun, bunga, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Hepatoprotektif, Antiproliferatif, Dan Antidiabetes Pada Studi In Vitro/in Vivo..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun, bunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antiproliferatif, Dan Antikanker Pada Model Sel Dan Hewan..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid glikosida
    Bagian Tanaman: Daun, bunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Vasoprotektor, Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Penurun Permeabilitas Kapiler..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Kachnar

Interaksi & Kontraindikasi Kachnar dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan makanan normal

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Kachnar umumnya aman dikonsumsi bersama makanan. Tidak ditemukan interaksi yang signifikan secara klinis.

  2. Penggunaan jangka pendek (kurang dari 8 minggu)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Studi menunjukkan toleransi baik. Namun konsultasikan dengan ahli herbal jika digunakan lebih dari 2 bulan.

  3. Ibu menyusui

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Belum ada data keamanan yang cukup. Sebaiknya dihindari karena efek pada bayi belum diketahui.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+14)

VI. Efek Samping Kachnar

Kachnar (Bauhinia variegata) adalah tanaman herbal yang umum digunakan dalam sistem pengobatan tradisional Ayurveda untuk berbagai kondisi seperti gangguan pencernaan, masalah kulit, dan kelainan kelenjar getah bening. Meskipun secara tradisional dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, penggunaan ekstrak atau bagian tanaman ini tetap berpotensi menimbulkan efek samping, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan atau tanpa pengawasan medis. Beberapa efek samping yang mungkin timbul meliputi gangguan pencernaan ringan seperti mual, kram perut, atau diare karena kandungan senyawa bioaktif seperti tanin dan flavonoid yang dapat mengiritasi mukosa lambung pada individu yang sensitif.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Kachnar

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kachnar.

Apa itu Kachnar (Bauhinia variegata) dan bagian tanaman apa yang paling sering digunakan?
Kachnar adalah pohon yang dikenal dalam pengobatan tradisional Ayurveda. Bagian yang sering digunakan meliputi kulit batang, daun, bunga, dan akar. Kulit batang mengandung flavonoid, tanin, dan glikosida yang bertanggung jawab atas aktivitas biologis (International Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 2018).
Apakah Kachnar dapat dikonsumsi setiap hari sebagai teh atau suplemen?
Konsumsi harian tidak disarankan tanpa pengawasan karena keamanan jangka panjang belum diteliti. Studi pada hewan menunjukkan ekstrak etanol kulit batang memiliki margin keamanan yang luas, tetapi data manusia terbatas (Journal of Ayurveda and Integrative Medicine, 2015). Sebaiknya digunakan secara berkala atau sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Apakah Kachnar bermanfaat untuk diabetes?
Ekstrak kulit batang dan daun menunjukkan efek penurun gula darah pada tikus diabetes, diduga melalui peningkatan pelepasan insulin dan penghambatan enzim alfa-glukosidase (Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 2012). Namun belum dapat direkomendasikan sebagai pengganti obat diabetes.
Apakah Kachnar memiliki efek samping?
Efek samping yang dilaporkan jarang, tetapi dosis tinggi dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan dan hipotensi. Uji toksisitas akut menunjukkan nilai LD50 yang tinggi pada tikus, sehingga relatif aman, tetapi data manusia masih kurang (BMC Complementary and Alternative Medicine, 2011).
Apakah Kachnar aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak ada data klinis yang memadai. Kandungan alkaloid dan saponin berpotensi merangsang kontraksi rahim, sehingga sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Ibu menyusui juga disarankan berkonsultasi dengan dokter karena belum ada bukti keamanan (Journal of Ethnopharmacology, 2018).
Bolehkah Kachnar diberikan kepada bayi dan anak-anak?
Belum ada penelitian yang memadai tentang penggunaan pada anak-anak. Dalam praktik tradisional, bunga Kachnar pernah digunakan untuk masalah pencernaan pada anak, tetapi dosis dan keamanannya tidak terstandar. Tidak disarankan tanpa pengawasan tenaga kesehatan (Journal of Medicinal Plants Research, 2016).
Bagaimana cara konsumsi yang umum dan dosis yang dianjurkan?
Umumnya digunakan sebagai rebusan kulit batang atau daun sebanyak 3–5 gram dalam 200 ml air, diminum 2 kali sehari. Namun informasi dosis ini berasal dari farmakope herbal, bukan uji klinis modern. Mulailah dari dosis terendah dan pantau respons tubuh (Indian Herbal Pharmacopoeia, 2002).
Apakah Kachnar berinteraksi dengan obat-obatan?
Karena efek hipoglikemik dan hipotensi, Kachnar berpotensi meningkatkan kerja obat diabetes dan antihipertensi. Konsumsi bersamaan dengan obat antikoagulan juga perlu diwaspadai karena kandungan kumarin pada kulit batang (Phytotherapy Research, 2014).

Palash / Flame of Forest

Butea monosperma

Lodhra

Symplocos racemosa

Cari: