Advertisement
Ground Ivy atau yang dikenal dengan nama lokal “daun kambing” adalah tumbuhan herbal menahun dari famili Lamiaceae yang memiliki nama ilmiah Glechoma hederacea. Tumbuhan ini mudah dikenali dari daunnya yang berbentuk ginjal atau hati dengan tepi bergerigi, serta batang merambat yang mampu berakar di setiap buku-bukunya. Saat berbunga, Glechoma hederacea menghasilkan bunga kecil berwarna ungu kebiruan berbentuk bibir yang khas, sering kali muncul di sela-sela rumput atau lahan lembap. Karena penampilannya yang menyerupai ivy, tumbuhan ini kerap disebut “ground ivy”, padahal bukan termasuk keluarga ivy sejati.
Tanaman ini suka banget tempat yang lembap, teduh, dan agak dingin. Biasanya gampang ditemui di pinggiran hutan, padang rumput, atau bahkan di halaman rumah yang tanahnya subur. Dia tipe tumbuhan yang menjalar cepat dan bisa jadi 'karpet' alami di tanah. Karakteristik/ciri-ciri Sangga Tanah (Glechoma hederacea):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Sistem perakarannya tipe stolon atau sulur, jadi dia bisa nempel ke tanah dan tumbuh akar baru di setiap buku batangnya. |
| Batang | Batangnya berbentuk kotak (persegi), tumbuh menjalar di permukaan tanah, dan bisa mencapai panjang 20-60 cm. |
| Daun | Bentuknya bulat sampai menyerupai ginjal dengan pinggiran yang bergerigi kasar. Daunnya tumbuh berpasangan di sepanjang batang dan warnanya hijau segar, kadang ada semburat ungu kalau kena banyak matahari. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil berbentuk corong, warnanya ungu muda atau kebiruan dengan bercak titik-titik gelap. Biasanya muncul di ketiak daun saat musim semi. |
| Aroma | Punya bau khas yang aromatik atau wangi herbal yang cukup tajam kalau daunnya diremas. |
7 Manfaat Sangga Tanah untuk kesehatan.
Ekstrak Glechoma hederacea dan senyawa fenoliknya (asam rosmarinat, asam ursolat, asam oleanolat) menghambat aktivasi NF-κB dan MAPK pada makrofag, sehingga menurunkan ekspresi iNOS dan COX-2 serta produksi NO, PGE2, TNF-α, dan IL-6. Asam ursolat juga dilaporkan menghambat COX-2 secara langsung pada model in vitro/in silico.
Minyak atsiri yang mengandung pulegone, menthone, dan limonene merusak membran sel mikroba melalui interaksi lipofilik-fosfolipid, menyebabkan kebocoran ion dan lisis sel; asam rosmarinat menambah efek antimikroba dengan mengganggu membran serta protein fungsional sel mikroba.
Gugus hidroksil fenolik pada asam rosmarinat, asam kafeat, dan luteolin mendonorkan elektron kepada radikal bebas (DPPH/ABTS) dan mengkhelat logam transisi, sehingga menghambat inisiasi serta propagasi spesies oksigen reaktif.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sangga Tanah.
Interaksi & Kontraindikasi Sangga Tanah dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Sangga tanah (Glechoma hederacea) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk berbagai tujuan pengobatan, namun konsumsinya, terutama dalam jumlah besar atau sebagai minyak esensial, diketahui dapat menimbulkan berbagai efek samping toksik. Tanaman ini mengandung senyawa terpenoid, khususnya pulegon yang ditemukan dalam minyak esensialnya, yang bersifat hepatotoksik dan nefrotoksik. Paparan atau konsumsi pulegon dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan serius pada sel-sel hati dan ginjal, serta memicu iritasi parah pada saluran pencernaan yang bergejala mual, muntah, dan nyeri abdomen.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Sangga Tanah.