Daun Legetan

Synedrella nodiflora
Nama
Daun Legetan
Nama Latin/Ilmiah
Synedrella nodiflora
Bagian Digunakan
Daun
Rasa
Pahit
Nama Lain
Cinderella weed (Bahama), nodeweed (Australia), 金腰箭 (China), legetan (Indonesia)
Asal
Amerika tropis.
Kandungan Utama
Flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, steroid, fenolik

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Daun Legetan

Synedrella nodiflora, yang dikenal luas sebagai Daun Legetan, adalah tumbuhan liar anggota famili Asteraceae yang sering dijumpai di daerah tropis. Tumbuhan ini memiliki habitus herba tegak atau setengah menjalar dengan tinggi mencapai 30–100 cm, serta mudah dikenali dari batangnya yang beruas dan sedikit berbulu. Daunnya tunggal, berhadapan, berbentuk bulat telur dengan tepi bergerigi, dan permukaannya berbulu halus. Meski kerap dianggap gulma di lahan pertanian dan tepi jalan, Daun Legetan menyimpan potensi besar sebagai tanaman obat tradisional yang telah digunakan secara turun-temurun di berbagai negara.

Baca Lebih Lanjut
Update: 14 Agu 2026 - 21:41:00
 

II. Manfaat Daun Legetan

7 Manfaat Daun Legetan untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri

    Diduga melalui penghambatan enzim COX-2 dan 5-LOX, penurunan sitokin proinflamasi TNF-α dan IL-6, serta penekanan jalur NF-κB. Kandungan flavonoid luteolin dan apigenin berperan dalam menghambat inflamasi; triterpen seperti β-sitosterol dan stigmasterol ikut memberi efek stabilisasi membran dan anti-radang.

    Tampilkan
  2. Antikonvulsan / epilepsi dan kejang

    Diduga memodulasi reseptor GABA-A sehingga meningkatkan transmisi inhibitorik pada sistem saraf pusat. Senyawa flavonoid dan saponin dalam ekstrak juga dapat menstabilkan membran neuron serta mengurangi eksitabilitas berlebihan.

    Senyawa Aktif: Luteolin, Apigenin, saponin total
    Tampilkan
  3. Diabetes melitus / antihiperglikemik

    Ekstrak diduga menghambat α-glukosidase dan α-amilase sehingga penyerapan glukosa di usus menurun. Flavonoid seperti quercetin dan luteolin dapat meningkatkan sensitivitas insulin, merangsang translokasi GLUT4, serta melindungi sel β-pankreas dari stres oksidatif.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


III. Kandungan Daun Legetan

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Daun Legetan.

  1. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Dan Vasoprotektif..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid glikosida
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dan Menjaga Integritas Dinding Kapiler..
    Tampilkan
  3. Golongan: Asam fenolat
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antihiperglikemia Melalui Penghambatan α-glukosidase..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Interaksi & Kontraindikasi Daun Legetan

Interaksi & Kontraindikasi Daun Legetan dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan herbal/suplemen yang bersifat diuretik (dandelion, seledri, teh hijau dosis tinggi)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Efek diuretik dapat meningkat ringan. Gunakan dalam batas wajar dan hentikan jika muncul tanda dehidrasi, pusing, atau tekanan darah menurun.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Kombinasi dengan obat antidiabetes (metformin, glimepiride, insulin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Daun legetan berpotensi menurunkan gula darah sehingga dapat memperkuat efek obat antidiabetes. Pantau gula darah secara rutin dan konsultasikan dengan dokter sebelum digunakan.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Kombinasi dengan obat antihipertensi (lisinopril, losartan, bisoprolol)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Efek vasodilatasi dan diuretik ringan dari daun legetan dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang berlebihan. Monitoring tekanan darah diperlukan.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+6)

V. Efek Samping Daun Legetan

Daun Legetan (Synedrella nodiflora) adalah tanaman herbal yang secara tradisional sering digunakan oleh masyarakat untuk berbagai pengobatan, seperti mengatasi rematik, sakit perut, dan sebagai agen diuretik. Namun, meskipun memiliki potensi farmakologis, penggunaan tanaman ini tidak luput dari potensi efek samping, terutama jika dikonsumsi secara sembarangan atau dalam dosis yang tidak terkontrol. Berdasarkan studi toksisitas pada hewan uji, ekstrak dari tanaman genus Synedrella dapat menunjukkan efek samping toksik pada organ vital seperti hati dan ginjal apabila diberikan dalam dosis tinggi atau jangka panjang. Hal ini mengindikasikan adanya senyawa bioaktif yang dapat membebani metabolisme tubuh jika ambang batas aman terlampaui.

Baca Semua Efek Samping

VI. FAQ Daun Legetan

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Daun Legetan.

Apa kandungan fitokimia utama daun legetan?
Ekstrak daun Synedrella nodiflora positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, fenolik, dan steroid/triterpenoid. Kandungan flavonoid dan fenolik dihubungkan dengan aktivitas antioksidan yang terukur pada beberapa uji in vitro (The Pharmacognosy Journal, 2016).
Bagaimana cara penggunaan daun legetan sehari-hari?
Belum ada dosis baku berbasis uji klinis. Dalam pengamatan empiris, air rebusan digunakan dengan mencuci bersih 3-5 gram daun segar, merebusnya dalam 200 ml air selama 10-15 menit, lalu menyaringnya. Aman tidaknya konsumsi jangka panjang belum diketahui, sehingga jangan diminum setiap hari tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Secara gizi, rebusan ini hanya menyumbang cairan dan sedikit fitonutrien, bukan pengganti makanan.
Apakah daun legetan berkhasiat untuk mengatasi nyeri dan radang?
Uji praklinis pada hewan menunjukkan ekstrak S. nodiflora memiliki efek antiinflamasi dan analgesik, misalnya menurunkan edema kaki yang diinduksi karagenan dan memperpanjang respons terhadap nyeri (International Journal of Pharmacology, 2011). Efek ini masih membutuhkan uji klinis pada manusia sebelum dapat direkomendasikan sebagai obat antiradang.
Apakah daun legetan dapat digunakan sebagai obat diabetes?
Penggunaannya untuk diabetes masih kontroversial. Beberapa studi eksperimental pada hewan melaporkan efek antihiperglikemik, tetapi tidak ada uji klinis manusia yang membuktikan dosis, keamanan, dan kemanjurannya. Penderita diabetes tidak boleh mengganti obat dokter dengan daun legetan karena berisiko hiperglikemia tidak terkontrol.
Apa efek samping yang mungkin timbul?
Efek samping belum terdokumentasi lengkap. Kandungan saponin dan tanin yang tinggi berpotensi menyebabkan mual, nyeri lambung, atau diare bila dikonsumsi berlebihan. Pada orang yang alergi terhadap tanaman suku Asteraceae, dapat terjadi ruam atau reaksi hipersensitivitas. Jika muncul gejala tersebut, hentikan penggunaan dan segera konsultasi.
Apakah aman untuk bayi dan anak-anak?
Tidak direkomendasikan. Belum ada data keamanan dan dosis untuk bayi atau anak. Sistem imatur dan metabolisme anak membuat risiko toksisitas senyawa aktif seperti alkaloid dan saponin lebih sulit diprediksi. Gunakan hanya jika diresepkan oleh tenaga kesehatan melalui sediaan terstandar.
Apakah aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oral selama kehamilan dan menyusui karena tidak ada bukti keamanan. Pada masa kehamilan, obat herbal dengan efek farmakologis belum jelas dapat menimbulkan risiko yang tidak diinginkan. Untuk ibu menyusui, senyawa aktif berpotensi ikut masuk ke ASI, sehingga sebaiknya dihindari.
Apakah daun legetan berinteraksi dengan obat-obatan?
Potensi interaksi ada secara teoretis. Flavonoid, alkaloid, dan terpenoid dapat memengaruhi enzim hati serta mempotensiasi efek obat antidiabetes, antihipertensi, atau antikoagulan. Oleh karena itu, jangan dikonsumsi bersamaan dengan obat resep kecuali mendapat rekomendasi apoteker atau dokter. Minimal beri jarak 2 jam sebelum atau sesudah minum obat.
Apakah daun legetan meningkatkan daya tahan tubuh secara umum?
Aktivitas antioksidan dari kandungan flavonoid dan fenolik dapat membantu menangkal radikal bebas dalam uji laboratorium. Namun, klaim meningkatkan imunitas atau mencegah penyakit secara langsung belum terbukti secara klinis. Kesehatan umum tetap bergantung pada pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur, dan vaksinasi, bukan semata-mata herbal.

Daun Antanan

Hydrocotyle sibthorpioides

Daun Sesewanua

Clerodendrum squamatum

Cari: