Clary Sage

Salvia sclarea
Nama
Clary Sage
Nama Latin/Ilmiah
Salvia sclarea
Bagian Digunakan
Daun, Bunga, dan Pucuk Berbunga.
Rasa
herba, manis, sedikit pedas
Nama Lain
Muscatel Sage (Inggris), Muskatellersalbei (Jerman), Sauge sclarée (Prancis), Amaro (Spanyol), Erba moscatella (Italia)
Asal
Eropa selatan, Afrika utara, dan Asia barat (kawasan Mediterania).
Kandungan Utama
Linalool, linalil asetat, geraniol, sklareol

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Clary Sage

Clary Sage (Salvia sclarea) merupakan tanaman herbal tahunan atau dua tahunan yang termasuk dalam famili Lamiaceae. Tanaman ini berasal dari kawasan Mediterania, khususnya Italia utara, Suriah, dan Afrika Utara, namun kini telah dibudidayakan luas di berbagai negara seperti Prancis, Bulgaria, Inggris, dan Amerika Serikat. Secara fisik, Clary Sage memiliki batang yang kokoh, daun berbulu halus berbentuk lonjong dengan tekstur berkerut, serta bunga berwarna ungu-biru atau putih keunguan yang tersusun dalam tandan besar di puncak batang. Bunganya menghasilkan nektar yang melimpah, sehingga sering dikunjungi lebah. Aroma daun dan bunganya yang khas, yaitu harum manis bercampur sedikit musky, menjadi ciri utama yang membedakannya dari jenis sage lainnya.

Baca Lebih Lanjut
Update: 19 Agu 2026 - 10:00:05
 

II. Ciri-ciri Clary Sage

Tanaman ini berasal dari wilayah Mediterania dan Asia Tengah. Suka banget sama tempat yang kena sinar matahari penuh dan tanah yang sistem drainasenya bagus alias nggak gampang becek. Tahan banting dengan suhu panas, tapi kurang suka kalau terlalu lembap atau basah terus-menerus. Karakteristik/ciri-ciri Clary Sage (Salvia sclarea):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Tumbuhan dua tahunan (biennial) atau tanaman tahunan berumur pendek dengan batang yang tegak dan kokoh.
Daun Ukurannya lumayan besar, bentuknya oval sampai memanjang dengan tekstur yang agak kasar, berkerut, dan tertutup bulu-bulu halus yang bikin warnanya kelihatan agak abu-abu kehijauan.
Batang Batangnya berbentuk segi empat (khas keluarga Lamiaceae), ditumbuhi kelenjar rambut yang kalau disentuh bakal ngeluarin aroma harum yang kuat.
Bunga Muncul dalam kelompok (spikes) dengan perpaduan warna cantik antara putih, lavender, atau merah muda. Di atas bunga ada daun pelindung (bracts) yang warnanya mencolok dan cukup besar.
Tinggi Tanaman Bisa tumbuh cukup tinggi, rata-rata antara 60 cm sampai 120 cm saat sudah masuk masa berbunga.
Akar Memiliki sistem akar tunggang yang kuat, membantunya bertahan hidup di tanah yang agak kering.

III. Manfaat Clary Sage

8 Manfaat Clary Sage untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi (peradangan dan nyeri sendi)

    Senyawa terpenoid seperti sclareol, linalool, dan linalyl acetate menghambat aktivasi NF-κB dan jalur MAPK, sehingga menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, dan IL-6. Hal ini mengurangi produksi NO dan PGE2 pada makrofag serta mengurangi ekstravasasi leukosit dan edema jaringan.

    Senyawa Aktif: Sclareol, Linalool, Linalyl acetate, Asam Rosmarinat
    Tampilkan
  2. Ansietas ringan dan stres

    Inhalasi minyak atsiri mengaktifkan jalur olfaktorius-limbik. Linalool dan linalyl acetate memodulasi reseptor GABA_A dan 5-HT1A, menurunkan aktivitas sumbu HPA, sehingga menurunkan kortisol saliva/plasma dan meningkatkan aktivitas parasimpatis.

    Senyawa Aktif: Linalool, Linalyl acetate
    Tampilkan
  3. Nyeri dan ansietas saat persalinan (adjuvan aromaterapi)

    Efek ansiolitik melalui modulasi GABA_A dan penurunan aktivitas HPA aksis membantu menurunkan persepsi nyeri; linalool juga memberikan efek relaksasi otot polos sehingga bermanfaat sebagai terapi komplementer pada persalinan.

    Senyawa Aktif: Linalool, Linalyl acetate, Sclareol
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Clary Sage

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Clary Sage.

  1. Golongan: Terpenoid (monoterpena ester)
    Bagian Tanaman: Herba berbunga (pucuk bunga, kaliks, dan daun)
    Aktivitas Farmakologis:
    Sedatif, Anksiolitik, Antiinflamasi, Dan Antimikroba; Bukti Utama Dari Studi In Vitro Dan Hewan..
    Tampilkan
  2. Golongan: Terpenoid (monoterpena alkohol)
    Bagian Tanaman: Daun dan herba berbunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Anksiolitik, Sedatif, Analgesik, Antikonvulsan, Dan Antiinflamasi; Bukti Dari Studi In Vitro Dan Hewan..
    Tampilkan
  3. Golongan: Terpenoid (monoterpena alkohol)
    Bagian Tanaman: Herba berbunga dan daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Antioksidan, Antimikroba, Dan Sedatif Ringan; Bukti Dari Studi In Vitro Dan Hewan..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Clary Sage

Interaksi & Kontraindikasi Clary Sage dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Riwayat alergi/hipersensitivitas terhadap famili Lamiaceae (rosemary, lavender, mint, oregano)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Lakukan uji tempel sebelum digunakan; hentikan pemakaian bila muncul iritasi, kemerahan, atau gatal.

  2. Kulit rusak atau eksim aktif

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Hindari aplikasi topikal pada area kulit terbuka atau teriritasi karena penyerapan meningkat dan dapat memperburuk iritasi.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (metformin, insulin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Monitor gula darah secara teratur; Clary Sage dilaporkan memiliki efek menurunkan gula darah sehingga dapat menambah efek obat hipoglikemik.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+7)

VI. Efek Samping Clary Sage

Minyak esensial Clary Sage (Salvia sclarea) umumnya dianggap aman jika digunakan dengan tepat, namun dapat menimbulkan beberapa efek samping lokal dan sistemik. Pada penggunaan topikal, minyak ini dapat menyebabkan dermatitis kontak, iritasi kulit, atau reaksi alergi pada individu dengan kulit sensitif, terutama jika digunakan tanpa pengenceran yang memadai menggunakan minyak pembawa (carrier oil). Komponen kimia seperti linalool dan linalyl acetate yang terkandung di dalamnya dapat teroksidasi saat terpapar udara, meningkatkan potensi sensitisasi kulit dan risiko dermatitis alergi.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Clary Sage

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Clary Sage.

Apa kandungan utama dan aktivitas biologis Clary Sage (*Salvia sclarea*)?
Kandungan utama minyak atsiri S. sclarea adalah linalyl asetat, linalool, geranil asetat, dan sclareol. Minyak esensial seperti ini menunjukkan aktivitas antioksidan dan antimikroba pada penelitian laboratorium. Namun, bukti klinis yang mendukung penggunaan sebagai obat masih minim. (Bakkali et al., 2008); (Tisserand & Young, 2014).
Bagaimana cara penggunaan Clary Sage yang disarankan dalam kehidupan sehari-hari?
Untuk aromaterapi, gunakan 2–3 tetes minyak atsiri dalam diffuser. Untuk pemakaian topikal, encerkan dengan minyak pembawa hingga konsentrasi 1–3% dan lakukan uji tempel di kulit. Minyak atsiri tidak boleh ditelan. (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Clary Sage dapat dikonsumsi oral?
Herba kering S. sclarea pernah dijadikan teh secara tradisional, tetapi belum ada dosis oral standar yang disepakati. Minyak atsirinya tidak boleh diminum karena dapat menyebabkan mual, muntah, dan iritasi gastrointestinal. (Bown, 2001); (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Clary Sage dapat membantu mengatasi stres atau kecemasan?
Beberapa penelitian dasar menunjukkan linalool dapat memberikan efek sedatif, tetapi bukti klinis khasiat antikecemasan Clary Sage pada manusia terbatas. Aromaterapi dapat dipakai sebagai pendamping relaksasi, tetapi bukan pengganti terapi medis. (Linck et al., 2009); (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Clary Sage bisa digunakan untuk masalah pencernaan?
Secara tradisional, Clary Sage digunakan untuk membantu meredakan kembung dan kolik. Namun, penelitian klinis modern untuk klaim ini tidak memadai. Konsumsi oral sebaiknya terbatas pada produk herbal, bukan minyak atsiri. (Bown, 2001).
Apakah Clary Sage aman untuk bayi dan anak-anak?
Tidak dianjurkan. Minyak atsiri termasuk Clary Sage sebaiknya dihindari pada bayi dan anak kecil karena kulit mereka lebih sensitif dan ada risiko iritasi saluran napas. Jika digunakan di ruang keluarga, pastikan ventilasi baik dan jangan dioleskan ke wajah atau kulit anak. (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Clary Sage aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Hindari selama kehamilan. S. sclarea secara tradisional dianggap dapat merangsang rahim, sehingga berisiko bagi kehamilan. Pada ibu menyusui, belum ada data keamanan yang cukup; sebaiknya tidak digunakan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. (Tisserand & Young, 2014).
Apa efek samping dan interaksi obat yang mungkin terjadi?
Pemakaian topikal dapat menyebabkan iritasi atau dermatitis kontak; inhalasi berlebihan bisa memicu sakit kepala atau mual. Karena sifatnya yang menenangkan, Clary Sage secara teoretis dapat memperkuat efek obat sedatif atau penenang. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker jika sedang menjalani pengobatan. (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Clary Sage bermanfaat untuk kesehatan reproduksi atau menopause?
Penggunaan tradisional untuk nyeri haid dan gejala menopause pernah dicatat, tetapi dukungan ilmiahnya sangat terbatas. Tidak ada bukti kuat bahwa Clary Sage bekerja seperti estrogen. (Bown, 2001); (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Clary Sage dapat digunakan sebagai obat antimikroba atau antiradang?
Dalam pengobatan tradisional, S. sclarea pernah dipakai untuk luka dan infeksi ringan, dan sebagian studi laboratorium menunjukkan aktivitas antimikroba. Namun, belum ada bukti klinik yang cukup untuk menggunakannya sebagai obat pada manusia; jangan gunakan minyak atsiri untuk mengatasi infeksi tanpa pengawasan tenaga kesehatan. (Bown, 2001); (Bakkali et al., 2008).

Pineapple Sage

Salvia elegans

Purple Basil

Ocimum basilicum 'Purpurascens'

Cari: