• Herbapedia.id

Arjuna

Terminalia arjuna
Nama: Arjuna
Nama Latin/Ilmiah: Terminalia arjuna
Famili: Combretaceae

Kandungan:
Asam arjunolat, asam arjunat, flavonoid, tanin
Nama Lain:
Arjuna (India), Kumbuk (Sri Lanka)
Asal:
India, Sri Lanka, Bangladesh, Pakistan
Bagian Utama:
Kulit Batang
Rasa:
Kashaya, Tikta, Madhura

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Arjuna

Terminalia arjuna, yang lebih dikenal sebagai Arjuna, adalah pohon besar yang termasuk dalam famili Combretaceae, asli dari anak benua India dan juga ditemukan di beberapa wilayah Asia Tenggara. Tumbuh subur di sepanjang tepi sungai dan daerah lembap, pohon ini dapat mencapai ketinggian hingga 20-30 meter dengan kulit kayu berwarna abu-abu kehijauan yang halus dan mengelupas dalam lembaran tipis. Daunnya berbentuk bulat telur memanjang dengan ujung meruncing, sementara bunganya yang kecil dan berwarna putih kekuningan muncul dalam bentuk paku. Buahnya berupa drupa bersayap lima yang khas, membantu penyebaran biji melalui angin. Secara tradisional, Arjuna telah dihormati dalam pengobatan Ayurveda selama berabad-abad, terutama karena khasiatnya yang luar biasa dalam mendukung kesehatan sistem kardiovaskular.

Advertisement

Kulit kayu Arjuna merupakan bagian yang paling sering digunakan secara medis, mengandung beragam senyawa bioaktif seperti triterpenoid (asam arjunat, asam arjunkolat), flavonoid, tanin, dan mineral seperti kalsium dan magnesium. Penelitian modern telah mengkonfirmasi efek kardioprotektifnya, termasuk kemampuan untuk memperkuat otot jantung, meningkatkan kontraktilitas miokard, dan menstabilkan detak jantung. Selain itu, ekstrak Arjuna juga menunjukkan aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat, membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan pada pembuluh darah. Sifat astringennya juga bermanfaat dalam menghentikan pendarahan dan mempercepat penyembuhan luka. Dalam praktik klinis, Arjuna sering digunakan sebagai terapi pendukung pada pasien dengan gagal jantung kongestif, angina, dan hipertensi, seringkali dalam bentuk rebusan, bubuk, atau kapsul.

Meskipun Arjuna umumnya aman digunakan, konsumsi dalam dosis tinggi atau jangka panjang tanpa pengawasan dapat menyebabkan efek samping ringan seperti gangguan pencernaan atau penurunan tekanan darah yang berlebihan. Interaksi dengan obat pengencer darah seperti warfarin juga perlu diwaspadai karena Arjuna dapat mempengaruhi agregasi trombosit. Populasi pohon Arjuna di alam mulai terancam akibat pengambilan kulit kayu yang berlebihan untuk perdagangan obat herbal, sehingga upaya konservasi dan budidaya berkelanjutan menjadi sangat penting. Saat ini, Arjuna tidak hanya digunakan sebagai obat herbal tetapi juga sebagai pohon peneduh di tepi jalan dan sebagai bagian dari program reboisasi di daerah aliran sungai, menjadikannya spesies yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan medis yang tinggi.

Update: 30 Jul 2026 - 08:38:11

 

II. Manfaat Arjuna

Manfaat Arjuna untuk kesehatan.

  1. Gagal Jantung (Heart Failure)

    Meningkatkan fungsi miokardium, menaikkan fraksi ejeksi ventrikel kiri (LVEF), mengurangi stres oksidatif melalui peningkatan enzim antioksidan, menghambat jalur NF-κB sehingga menekan inflamasi, serta efek inotropik positif yang dimediasi oleh asam arjunalat dan tanin.

    Senyawa Aktif: Asam arjunalat, Asam Ellagat, Asam Galat
    Tampilkan
  2. Angina Pektoris

    Efek anti-iskemik dan vasodilatasi koroner, penghambatan agregasi trombosit melalui supresi COX-2 dan tromboksan A2, serta aktivitas antioksidan yang melindungi endotel pembuluh darah.

    Senyawa Aktif: Asam arjunalat, β-Sitosterol, Flavonoid (quercetin, kaempferol)
    Tampilkan
  3. Hipertensi

    Menghambat enzim pengubah angiotensin (ACE), memblokir kanal kalsium tipe-L, efek diuretik ringan, dan vasodilatasi yang diperantarai jalur nitrat oksida (NO).

    Senyawa Aktif: Asam arjunalat, Tanin (ellagitanin), Saponin triterpenoid
    Tampilkan
  4. Anti-inflamasi (Osteoarthritis dan Nyeri Sendi)

    Menghambat siklooksigenase-2 (COX-2), lipoksigenase, dan produksi sitokin pro-inflamasi TNF-α serta IL-6 melalui modulasi jalur NF-κB dan MAPK.

    Senyawa Aktif: Asam arjunalat, Asam Ellagat, Kuersetin
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Arjuna

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Arjuna.

  1. Arjunic acid

    Golongan: Triterpenoid
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Kardioprotektif, Antioksidan, Inhibitor ACE, Penurun Lipid.
    Tampilkan
  2. Arjunolic acid

    Golongan: Triterpenoid
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiarytmik, Antiinflamasi, Hepatoprotektif.
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Vasorelaksasi, Antiplatelet, Penurun Tekanan Darah.
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

Manjistha

Rubia cordifolia

Punarnava

Boerhavia diffusa