Andong

Ti Plant | Cordyline fruticosa
Nama
Andong (Ti Plant)
Nama Latin/Ilmiah
Cordyline fruticosa
Bagian Digunakan
Daun dan Akar
Rasa
Pahit, kelat
Nama Lain
Kī (Hawaii, AS), auti (Tahiti, Prancis), ti (Samoa), sī (Tonga), hanjuang (Indonesia)
Asal
Andong (Cordyline fruticosa) berasal dari Asia Tenggara, Kepulauan Pasifik, dan Australia.
Kandungan Utama
Saponin, flavonoid, polifenol, alkaloid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Andong

Andong (Cordyline fruticosa) merupakan tumbuhan perdu tropis dari famili Asparagaceae yang banyak dijumpai di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik. Dalam lanskap tropis, tanaman ini sering ditanam sebagai pagar hidup atau tanaman hias karena variasi warna daunnya yang mencolok, mulai dari hijau, merah keunguan, hingga kombinasi beraneka ragam. Meski kerap disamakan dengan palem, andong sejatinya bukan palem sejati melainkan anggota ordo Asparagales, dengan batang ramping berkayu yang tumbuh tegak dan meninggalkan bekas daun tua di sepanjang batangnya. Keistimewaan utamanya terletak pada akar serabut yang kokoh serta tunas-tunas anakan yang muncul di pangkal batang, memudahkan perbanyakan vegetatif sekaligus menjadikannya tanaman yang mudah beradaptasi di berbagai kondisi tanah.

Baca Lebih Lanjut
Update: 18 Agu 2026 - 21:40:58
 

II. Ciri-ciri Andong

Tanaman ini asalnya dari daerah tropis, biasanya tumbuh subur di hutan dataran rendah sampai pegunungan dengan kelembapan tinggi. Suka banget sama tempat yang agak teduh atau kena sinar matahari tidak langsung, tapi adaptif juga di lingkungan taman rumah. Karakteristik/ciri-ciri Andong (Cordyline fruticosa):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Semak tegak atau perdu dengan batang yang cenderung ramping dan bisa mencapai tinggi 2-4 meter.
Batang Batangnya tidak banyak bercabang, berkayu, dan punya bekas daun yang sudah gugur sehingga terlihat seperti bercincin.
Daun Bentuknya lanset panjang atau elips, teksturnya agak kaku, dan warnanya variatif mulai dari hijau, merah, ungu, sampai campuran (variegata). Daunnya tumbuh melingkar di ujung batang.
Bunga Bunganya kecil-kecil, berbentuk malai atau tandan yang muncul di ujung batang, warnanya biasanya putih kekuningan atau keunguan.
Buah Buah buni berbentuk bulat kecil dengan warna merah saat sudah matang.
Perakaran Memiliki sistem perakaran serabut yang cukup kuat untuk menyangga batangnya yang tinggi.

III. Manfaat Andong

8 Manfaat Andong untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan analgesik

    Flavonoid dan saponin steroid menghambat enzim COX-2/5-LOX sehingga produksi prostaglandin dan leukotrien menurun; ekstrak juga menurunkan ekspresi TNF-α, IL-1β, dan NF-κB serta menekan produksi nitrat oksida melalui iNOS pada sel inflamasi.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Kaempferol, saponin steroid (diosgenin dan tigogenin)
    Tampilkan
  2. Antimikroba (antibakteri dan antijamur)

    Saponin steroid berinteraksi dengan sterol/ergosterol pada membran mikroba dan meningkatkan permeabilitas sel; polifenol mengganggu membran dan menghambat enzim-enzim mikroba seperti DNA girase; terbukti aktif terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif serta jamur.

    Senyawa Aktif: saponin steroid, Kuersetin, Apigenin
    Tampilkan
  3. Antioksidan

    Polifenol dan flavonoid mendonorkan atom hidrogen kepada radikal bebas, mengkelat logam transisi, dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan GPx sehingga menurunkan stres oksidatif.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Kaempferol, Katekin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Andong

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Andong.

  1. Golongan: Steroidal saponin
    Bagian Tanaman: Rimpang/akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi (menghambat COX-2/NF-κB) Dan Antiproliferatif Pada Sel Tumor..
    Tampilkan
  2. Tigogenin

    Golongan: Steroidal sapogenin
    Bagian Tanaman: Rimpang/daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Dilaporkan Memiliki Efek Antiinflamasi Dan Antiproliferatif Pada Model Praklinis..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat; Antiinflamasi; Melindungi Endotel Vaskular Dan Mengurangi Stres Oksidatif..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Andong

Interaksi & Kontraindikasi Andong dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan antasida

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Senyawa aktif andong dapat terikat oleh antasida sehingga penyerapannya berkurang. Beri jarak waktu konsumsi minimal 2 jam.

  2. Penggunaan bersamaan dengan suplemen zat besi

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Flavonoid dalam andong dapat mengkelat zat besi dan mengurangi absorbsi. Konsumsi dengan selisih waktu 2–3 jam.

  3. Penggunaan bersamaan dengan obat antihipertensi

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Andong dilaporkan memiliki efek vasodilatasi yang dapat meningkatkan efek penurun tekanan darah. Pantau tekanan darah secara teratur dan waspadai hipotensi.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+8)

VI. Efek Samping Andong

Tanaman Andong (Cordyline fruticosa) secara tradisional telah digunakan di berbagai kebudayaan untuk pengobatan herbal, namun konsumsi bagian tanaman ini, terutama daun dan akarnya, dapat menimbulkan berbagai efek samping toksik jika tidak diolah dengan benar. Berbagai penelitian fitokimia menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif seperti saponin, flavonoid, dan alkaloid. Kandungan saponin yang relatif tinggi dalam jumlah besar dapat mengiritasi mukosa lambung dan saluran pencernaan, yang bergejala sebagai mual, muntah, nyeri abdomen, serta diare akut setelah mengonsumsi rebusan bagian tanaman tersebut.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Andong

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Andong.

Apa saja kandungan fitokimia utama dalam Andong (Cordyline fruticosa)?
Bagian daun Andong mengandung golongan flavonoid, saponin, tanin, dan polifenol. Flavonoid berperan sebagai antioksidan, saponin berpotensi sebagai antimikroba, dan tanin bersifat astringen yang dapat membantu penanganan diare. Skrining fitokimia pada daun Cordyline fruticosa menunjukkan adanya senyawa-senyawa tersebut (Dalimartha, 2008; Robinson, 1995).
Bagaimana cara penggunaan Andong yang benar dalam kehidupan sehari-hari?
Penggunaan yang umum dilakukan adalah merebus daun yang sudah dicuci bersih, kemudian air rebusannya diminum sebagai obat tradisional untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan disentri. Untuk pemakaian luar, daun dilumatkan dan dipakai sebagai tapal pada luka atau peradangan kulit. Perlakuan perebusan lebih dianjurkan daripada mengonsumsi daun segar untuk mengurangi zat-zat yang dapat mengiritasi (Hariana, 2013; Dalimartha, 2008).
Apakah daun Andong aman dikonsumsi langsung sebagai lalapan?
Tidak dianjurkan. Daun Andong mengandung saponin yang relatif tinggi; jika dimakan segar dalam jumlah banyak dapat menyebabkan iritasi saluran cerna, mual, muntah, dan diare. Saponin bekerja seperti deterjen pada membran mukosa. Perebusan dapat menurunkan sebagian kadar saponin, tetapi keamanan dan dosis konsumsi jangka panjang belum memiliki standar resmi (Bruneton, 1999).
Apa efek samping yang mungkin timbul jika Andong digunakan berlebihan?
Konsumsi berlebihan berisiko menimbulkan gangguan gastrointestinal seperti kram perut, mual, muntah, dan diare, karena kandungan saponin. Pada kasus ekstrem, saponin yang terserap dalam jumlah besar dapat menyebabkan hemolisis sel darah merah. Oleh karena itu, penggunaan harus dibatasi dan dihentikan bila muncul gejala tidak nyaman (Bruneton, 1999; WHO, 2007).
Apakah aman memberikan Andong kepada bayi dan anak-anak?
Belum ada data keamanan yang memadai untuk pemberian Cordyline fruticosa pada bayi dan anak-anak. Saluran cerna anak lebih sensitif terhadap saponin sehingga lebih mudah terjadi iritasi. Penggunaan herbal pada anak secara umum dianjurkan hanya jika telah ada bukti keamanan dari penelitian dan di bawah pengawasan tenaga kesehatan (Kementerian Kesehatan RI, 2017).
Bolehkah ibu hamil dan ibu menyusui mengonsumsi Andong?
Tidak disarankan, karena belum ada uji klinis yang membuktikan keamanan Cordyline fruticosa selama kehamilan dan laktasi. Kandungan saponin dan alkaloid secara teoritis dapat merangsang otot polos dan berisiko mengiritasi uterus; untuk ibu menyusui, data ekskresi senyawa aktif ke dalam ASI juga tidak diketahui. Oleh karena itu, kelompok ini sebaiknya menghindari penggunaan oral sampai ada bukti keamanan yang kuat (Mills & Bone, 2000).
Apa bukti ilmiah mengenai manfaat kesehatan Andong?
Penelitian yang tersedia masih terbatas pada uji laboratorium dan hewan, bukan uji klinis manusia. Beberapa studi menunjukkan ekstrak daun Cordyline fruticosa memiliki aktivitas antioksidan karena kemampuannya menangkap radikal bebas, serta aktivitas antibakteri terhadap bakteri tertentu. Namun bukti tersebut belum cukup untuk menyatakan tanaman ini sebagai obat penyakit tertentu pada manusia. Masyarakat perlu berhati-hati dan tidak menggantikan pengobatan medis yang telah terbukti (Kementerian Kesehatan RI, 2017; Robinson, 1995).

Sambang Darah

Excoecaria cochinchinensis

Bunga Kenop

Gomphrena globosa

Cari: