Advertisement
Sambang darah (Excoecaria cochinchinensis) merupakan perdu hias dari famili Euphorbiaceae yang populer di pekarangan tropis karena keindahan daunnya yang bercorak dua warna—hijau tua mengilap di permukaan atas dan merah keunguan di sisi bawah. Keunikan ini membuatnya sering disebut sebagai "daun merah" atau "sambang darah" karena getahnya yang kemerahan, serta posisinya yang kerap dijadikan tanaman pagar hidup atau ornamental. Meski berukuran mungil, tumbuhan ini dalam taksonomi kerap disalahartikan dengan kerabat dekatnya, namun ciri daun berhadapan serta tepi bergerigi halus menjadi penanda utama yang membedakannya.
Tumbuhan ini asalnya dari Asia Tenggara, sering banget dijadiin tanaman hias di pekarangan rumah karena warnanya yang cantik. Dia suka banget sama tempat yang kena sinar matahari cukup, tapi bisa juga hidup di tempat agak teduh. Gampang ditanam di tanah yang subur dan drainasenya bagus. Karakteristik/ciri-ciri Sambang Darah (Excoecaria cochinchinensis):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Semak tegak atau perdu kecil dengan tinggi bisa mencapai 1-2 meter. |
| Batang | Batangnya berkayu, bercabang banyak, dan kalau dipotong bakal ngeluarin getah putih kayak susu yang sifatnya beracun. |
| Daun |
|
| Bunga | Bunga kecil-kecil yang tumbuh di ketiak daun, biasanya warnanya kuning kehijauan dan ukurannya nggak terlalu mencolok. |
| Buah | Buah kendaga bulat kecil yang bakal pecah kalau sudah kering. |
8 Manfaat Sambang Darah untuk kesehatan.
Ekstrak daun sambang darah kaya polifenol yang mendonorkan elektron untuk menetralkan radikal bebas (DPPH, ABTS), mengkelat logam transisi, serta mengaktivasi jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan enzim antioksidan endogen dan mengurangi peroksidasi lipid.
Diterpenoid dan flavonoid menghambat fosforilasi IκBα sehingga NF-κB tidak mengalami translokasi inti; menurunkan ekspresi iNOS dan COX-2; mengurangi produksi NO, PGE2, TNF-α, dan IL-6 pada makrofag.
Flavonoid dan tanin berinteraksi dengan protein membran bakteri, mengubah permeabilitas membran, menyebabkan kebocoran isi sel, serta menghambat adhesi bakteri dan sintesis asam lemak pada membran sel.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sambang Darah.
Interaksi & Kontraindikasi Sambang Darah dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Tanaman Sambang Darah (Excoecaria cochinchinensis) dikenal dalam pengobatan tradisional, namun bagian getah dan ekstraknya menyimpan efek samping yang signifikan karena kandungan senyawa beracun di dalamnya, terutama dari famili Euphorbiaceae. Getah putih susu dari tanaman ini bersifat sangat mengiritasi kulit dan selaput lendir. Kontak langsung dengan kulit dapat menyebabkan dermatitis kontak, sensasi terbakar yang parah, dan inflamasi lokal. Jika getah tersebut mengenai mata, hal ini dapat memicu konjungtivitis akut, iritasi kornea yang parah, dan dalam kasus yang ekstrim berisiko menyebabkan kerusakan penglihatan sementara atau permanen.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Sambang Darah.