Kesehatan Jiwa
Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang kompleks, ditandai dengan gangguan dalam berpikir, persepsi, emosi, dan perilaku.
Gejala umum meliputi halusinasi, delusi, gangguan berpikir (gejala positif), serta kurangnya motivasi dan penarikan diri sosial (gejala negatif).
Pengobatan utama adalah dengan obat antipsikotik.
Herbal berikut memiliki potensi sebagai terapi komplementer untuk membantu meningkatkan gejala dan mengurangi efek samping pengobatan, berdasarkan berbagai penelitian.
Pemberian ekstrak ashwagandha 500 mg/hari selama 12 minggu secara signifikan memperbaiki skor gejala negatif (PANSS negatif) dan fungsi sosial dibandingkan plasebo.
Kurkumin 500 mg/hari selama 8 minggu secara signifikan memperbaiki gejala negatif dan mengurangi kadar malondialdehid (MDA) dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
Ginkgo biloba sebagai terapi tambahan secara signifikan mengurangi skor gejala total skizofrenia. Efek samping ringan dan tidak berbeda signifikan dengan plasebo.
Advertisement
Pemberian berberin dosis 50 mg/kg dan 100 mg/kg secara signifikan mengurangi hiperlokomosi dan defisit interaksi sosial yang diinduksi ketamin. Efek ini terkait dengan penurunan kadar TNF-α dan IL-6 di otak.
Resveratrol menunjukkan efek neuroprotektif dan anti-inflamasi pada model hewan skizofrenia. Uji klinis kecil menunjukkan perbaikan pada gejala negatif dan kognitif.