Advertisement
Kratom adalah tumbuhan tropis asli Asia Tenggara, terutama tumbuh subur di Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini. Secara botani, ia termasuk dalam famili Rubiaceae dan berkerabat dekat dengan kopi. Daunnya yang hijau tua telah digunakan selama berabad-abad oleh masyarakat lokal sebagai stimulan ringan, penambah energi saat bekerja, serta obat tradisional untuk mengatasi nyeri, diare, dan kelelahan. Nama ilmiahnya, Mitragyna speciosa, mengacu pada bentuk daunnya yang menyerupai mitra atau jubah uskup.
Kratom aslinya berasal dari Asia Tenggara, terutama di daerah rawa-rawa atau hutan basah. Dia suka banget sama tanah yang lembap, kaya nutrisi, dan biasanya tumbuh subur di area yang teduh atau hutan primer. Karakteristik/ciri-ciri Kratom (Mitragyna speciosa):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Pohon besar yang bisa tumbuh tinggi banget, kulit batangnya warna abu-abu atau cokelat tua dengan tekstur yang halus sampai agak pecah-pecah. |
| Daun | Ini bagian paling ikonik. Daunnya berbentuk oval atau lonjong, warnanya hijau mengkilap, dan punya urat daun yang menonjol. Warna urat daunnya bisa beda-beda (merah, hijau, atau putih) yang sering jadi patokan kualitasnya. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil, warna kuning cerah, dan tumbuh menggerombol membentuk bola kecil (mirip kayak kancing) di ujung ranting. |
| Buah | Buahnya berbentuk kapsul kecil yang kering dan berisi biji-biji berukuran sangat mini yang gampang banget terbang kalau kena angin. |
| Sistem Perakaran | Akar tunggang yang kuat, sangat adaptif di tanah yang tergenang air atau daerah rawa. |
8 Manfaat Kratom untuk kesehatan.
Aktivasi reseptor opioid μ (MOR) secara parsial oleh mitraginin dan agonis penuh yang lebih poten oleh 7-hidroksimitraginin; penghambatan adenylyl cyclase/cAMP; aktivasi GIRK dan jalur MAPK/ERK di jalur analgesia spinal dan supraspinal; modulasi reseptor δ dan κ opioid turut berperan.
Menghambat aktivasi NF-κB dan MAPK; menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-1β, dan IL-6; menghambat aktivasi mikroglia dan infiltrasi sel inflamasi pada jaringan.
Kerusakan membran sel bakteri, peningkatan permeabilitas sel, perubahan morfologi sel, dan gangguan metabolisme bakteri; efek bakterisidal terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kratom.
Interaksi & Kontraindikasi Kratom dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Kratom (Mitragyna speciosa) adalah tanaman tropis asal Asia Tenggara yang mengandung senyawa aktif mitragynine dan 7-hydroxymitragynine. Senyawa-senyawa ini bertindak sebagai agonis reseptor opioid di otak, yang pada dosis rendah menghasilkan efek stimulan seperti peningkatan energi, kewaspadaan, dan keramahan sosial. Namun, pada dosis yang lebih tinggi, kratom memberikan efek sedatif, analgesik (pereda nyeri), dan euforia, mirip dengan efek yang ditimbulkan oleh obat-obatan opioid konvensional.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kratom.